Diterima di Sekolah Rakyat Pacitan, Asa Anak Buruh Bangunan Kembali Menyala

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

9 Jun 2025 15:08

Thumbnail Diterima di Sekolah Rakyat Pacitan, Asa Anak Buruh Bangunan Kembali Menyala
Calon peserta didik Sekolah Rakyat Pacitan, Arya Dwi Afandi asal Desa Sambong Pacitan berangkat bersekolah dengan berjalan kaki berkilo-kilo meter. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Setiap pagi, Arya Dwi Afandi harus menempuh perjalanan kaki dari rumahnya di Dusun Laban, Desa Sambong, Pacitan, demi mencapai sekolah.

Ia hidup dalam keluarga penuh keterbatasan.

Ayahnya seorang buruh bangunan lepas yang bekerja tanpa kenal lelah untuk menghidupi keluarga. Ibunya, dengan tenaga yang tak kalah kuat, bekerja sebagai asisten rumah tangga demi tambahan penghasilan. 

Arya adalah anak kedua dari tiga bersaudara. “Kakak saya kelas 2 SMA, adik saya bersekolah TK," kata Arya, Senin, 9 Juni 2025.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Perjalanan menuju sekolah bukanlah sesuatu yang mudah baginya.

Dengan tas sekolah yang tampak berat di punggungnya, Arya menapaki rute sepanjang 4-5 kilometer untuk menuju SMP, tempatnya bersekolah.

Ketika hujan datang, jalur setapak itu berubah menjadi jalan berlumpur yang membuatnya harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh.

Hanyalah mimpi, jika berharap diantar orang tuanya hingga ke depan gerbang sekolah layaknya siswa pada umumnya.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Di balik lelah dan lumpur yang menempel di sepatunya, ada mimpi besar yang menguatkan langkahnya. 

"Pengen membantu meringankan beban orang tua," ucapnya.

Diterima di Sekolah Rakyat Pacitan

Secuil cahaya harapan ternyata berpihak kepada keluarga Arya.

Setelah melalui proses seleksi tahap pertama penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026, Arya dinyatakan lolos di Sekolah Rakyat Pacitan untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMA.

Keputusan Arya untuk mau mendaftar ke sekolah tersebut merupakan bagian dari upayanya mencari akses pendidikan yang lebih terjangkau dan mendukung kondisi keluarganya.

Arya mengaku sangat bersyukur. "Karena ada sistem asrama, saya bisa lebih fokus belajar tanpa harus terkendala oleh jarak," ucapnya.

Dia berujar, belum menentukan pilihan pasti untuk jenjang pendidikan selanjutnya, namun ia menyatakan ingin melanjutkan sekolah hingga perguruan tinggi, jika memungkinkan.

“Kalau ada kesempatan, saya ingin melanjutkan ke sekolah kedinasan. Agar bisa mengabadikan diri kepada masyarakat,” pintanya. (*)

Baca Sebelumnya

Trial Program Rantas Dimulai, Bondowoso Fokus Tuntaskan Infrastruktur Jalan Secara Bertahap

Baca Selanjutnya

Kejati Jatim Buru Pemberi Gratifikasi Eks Pejabat Dinas PU Surabaya, Setelah Ganjar, Siapa Menyusul?

Tags:

pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar