Disorot Usai Tragedi Brimob Lindas Ojol dan Represif ke Demonstran, Kapolri Janji Polisi Akan Jaga Demokrasi

Editor: Muhammad Faizin

30 Sep 2025 06:42

Thumbnail Disorot Usai Tragedi Brimob Lindas Ojol dan Represif ke Demonstran, Kapolri Janji Polisi Akan Jaga Demokrasi
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat berfoto bersama sejumlah aktivis koalisi masyarakat sipil usai menggelar dialog publik bertemakan hak dan kewajiban menyampaikan pendapat di muka umum pada Senin, 29 September 2025. (Istimewa/ Polri TV)

KETIK, JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia atau Polri kembali berjanji akan berbenah dan menampung aspirasi masyarakat terkait reformasi dan transformasi kepolisian.

Bahkan, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berjanji, pihaknya akan tetap berkomitmen menjaga ruang demokrasi di tanah air. Hal itu disampaikan saat mengundang dan menggelar diskusi dengan berbagai elemen koalisi masyarakat sipil di Mabes Polri pada Senin, 29 September 2025. 

"Di satu sisi, tentunya kami minta mendengar langsung perspektif masyarakat sipil terhadap apa yang harus Polri lakukan ke depan dalam menjaga ruang demokrasi agar tetap berjalan dengan lancar aman dan juga pesan tersampaikan," tutur Listyo seperti dikutip dari Suara.com, jejaring media Ketik. 

Selain disorot karena personelnya membunuh pengemudi ojol Affan Pratama menggunakan kendaraan taktis (rantis) yang dibeli dari uang rakyat, sorotan lain terhadap Polri adalah banyaknya kekerasan yang dilakukan anggotanya terhadap demonstran.

Baca Juga:
Gelar Evaluasi Kamtibmas Pasca Lebaran, Plt Wali Kota Bagus Panutun: Kota Madiun Sangat Kondusif

Atas hal itu, Listyo kembali berjanji akan melakukan pembenahan.

"Demikian juga ada beberapa peristiwa yang kemudian kita tindaklanjuti dengan penegakan hukum, karena ada peristiwa kerusuhan. Tentunya ini juga menjadi diskusi nanti selanjutnya dengan beliau beliau," jelas Jenderal Sigit.

Melalui dialog dengan koalisi masyarakat sipil, Listyo mengaku ingin jajarannya bisa menyerap secara langsung aspirasi dan kegelisahan masyarakat, khususnya mengenai stigma represif yang kerap disematkan kepada Korps Bhayangkara ketika berhadapan dengan demonstrasi.

"Kita bersama-sama melaksanakan kegiatan sarasehan dalam rangka melakukan transformasi perbaikan terkait peristiwa peristiwa menyampaikannya pendapat di muka umum. Termasuk pandangan publik terhadap represifitas Polri," papar Listyo. 

Baca Juga:
Arus Balik Dimulai, Polri Berlakukan One Way Nasional Pukul 14.00 WIB

Lebih jauh, Sigit menguraikan bahwa Polri akan menggunakan pendekatan yang lebih proporsional dalam menindak pelaku kerusuhan. Tidak semua kasus diperlakukan sama, melainkan akan dikategorikan sesuai tingkat keterlibatan dan kemungkinan penyelesaiannya, termasuk melalui jalur keadilan restoratif.

"Bagaimana mengantisipasi, solusi ke depannya, dan bagaimana kita harus melakukan pemilahan, mana yang bisa diproses, mana yang kemudian kita berikan restorative dan mana yang kemudian ke depan harus kita edukasi baik dari sisi Polri maupun teman-teman yang lain," imbuhnya. (*)

Baca Sebelumnya

Ansor Tuban Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Kader Banser di Tangerang

Baca Selanjutnya

Cuaca di Kota Madiun Hari Ini Hujan Ringan, Surabaya Berawan

Tags:

kapolri Listyo Sigit Prabowo Polri Affan Pratama Brimob lindas ojol rantis koalisi masyarakat sipil

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

14 April 2026 07:20

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

14 April 2026 06:20

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

12 April 2026 11:40

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

12 April 2026 11:00

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

12 April 2026 09:40

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

12 April 2026 08:21

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar