Diskusi Daring PMII Jatim Bahas Ekoteologi, Gus Fayyadl: Manusia Khalifah, Bukan Perusak Bumi

Editor: Al Ahmadi

8 Mar 2026 23:04

Thumbnail Diskusi Daring PMII Jatim Bahas Ekoteologi, Gus Fayyadl: Manusia Khalifah, Bukan Perusak Bumi
Diskusi daring PKC PMII Jawa Timur bersama Muhammad Al-Fayyadl membahas konsep ekoteologi dan tanggung jawab manusia menjaga alam melalui Zoom, Minggu, 8 Maret 2026. (Foto: PKC PMII Jatim for Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Krisis lingkungan yang terjadi saat ini tidak hanya dipicu oleh persoalan teknis dan ekonomi, tetapi juga berkaitan erat dengan krisis moral serta spiritual manusia. 

Hal tersebut disampaikan Mundhirul Ma’had Aly Paiton, Probolinggo, Muhammad Al-Fayyadl dalam sebuah diskusi daring yang digelar Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Timur, Minggu, 8 Maret 2026.

Gus Fayyadl sapaannya menjelaskan bahwa Islam memiliki landasan teologis yang kuat dalam memandang alam sebagai amanah dari Tuhan yang harus dijaga oleh manusia.

“Manusia diciptakan sebagai khalifah fil ardh, yaitu pemimpin atau pengelola bumi. Artinya manusia memiliki tanggung jawab untuk merawat dan menjaga alam, bukan justru merusaknya,” ujarnya.

Baca Juga:
Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

Menurutnya, konsep ekoteologi dalam Islam menempatkan hubungan manusia, alam, dan Tuhan sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Kerusakan alam yang terjadi saat ini, kata dia, merupakan konsekuensi dari hilangnya kesadaran manusia terhadap tanggung jawab tersebut.

Ia menambahkan bahwa kesadaran untuk menjaga lingkungan harus dimulai dari penguatan nilai keimanan.

Spiritualitas, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam membangun kepedulian terhadap keberlangsungan alam.

Baca Juga:
Ketua DPRD Kota Malang Tekankan Pentingnya Safety Net Terpadu untuk Kesehatan Mental Mahasiswa

“Segala bentuk kekayaan alam yang ada merupakan titipan dari Allah SWT yang wajib dijaga oleh manusia,” kata Gus Fayyadl.

Pada sesi diskusi, salah satu peserta bernama Sulton menanyakan langkah konkret yang dapat dilakukan pemuda dan mahasiswa dalam menjaga lingkungan di tengah meningkatnya krisis ekologis.

“Bagaimana langkah kita sebagai pemuda dan mahasiswa dalam mempertahankan lingkungan hidup di sekitar kita, seperti gunung, laut, dan hutan, di tengah pesatnya krisis lingkungan saat ini?” tanyanya.

Menanggapi hal tersebut, Gus Fayyadl kembali menegaskan bahwa langkah awal yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kualitas keimanan sehingga tumbuh kesadaran untuk menjaga alam sebagai amanah Tuhan.

Sementara itu, Ketua IV PKC PMII Jawa Timur Bidang Kerukunan Umat Beragama, M. Aqshal Hidayat, menilai bahwa perhatian terhadap lingkungan hidup semakin penting di tengah kondisi global yang tidak menentu.

Menurutnya, dalam perspektif Islam manusia diberi mandat sebagai khalifah fil ardh atau pengelola bumi yang memiliki tanggung jawab moral untuk merawat, mengelola, dan melindungi alam.

“Manusia memiliki tanggung jawab moral untuk merawat dan melindungi alam, bukan merusaknya demi kepentingan sesaat,” ujar mantan Ketua Umum PC PMII Gresik periode 2024–2025 tersebut.

Ia menambahkan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari manifestasi keimanan, karena Islam menempatkan hubungan manusia, Tuhan, dan alam dalam satu kesatuan etis.

“Ketika manusia merusak alam, sejatinya ia juga merusak keseimbangan yang telah ditetapkan oleh Allah. Menjaga bumi berarti menjalankan tanggung jawab keagamaan,” tegasnya.

Diskusi yang diikuti kader PMII dari berbagai daerah di Jawa Timur tersebut menyoroti hubungan antara keimanan dan tanggung jawab manusia dalam menjaga lingkungan di tengah meningkatnya krisis ekologis global.(*)

Baca Sebelumnya

Damkar Jember Ingatkan Pelaku Usaha Kuliner Rutin Cek Selang dan Regulator LPG

Baca Selanjutnya

PJI Bojonegoro Gelar Musyawarah Rutin dan Buka Bersama, Perkuat Kebersamaan di Bulan Ramadan

Tags:

PMII Jatim Gus Fayyadl Ekoteologi Lingkungan Hidup mahasiswa diskusi daring

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar