Dirut RPH Surabaya Benarkan Video Viral Proses Penyembelihan Sapi dengan Cara Ditembak

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Muhammad Faizin

25 Sep 2024 17:20

Headline

Thumbnail Dirut RPH Surabaya Benarkan Video Viral Proses Penyembelihan Sapi dengan Cara Ditembak
Dirut Perusahaan Daerah Rumah Pemotongan Hewan (PD RPH) Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Dirut Perusahaan Daerah Rumah Pemotongan Hewan (PD RPH) Kota Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho membenarkan jika dalam melakukan penyembelihan hewan pihaknya menggunakan metode stunning dengan cara ditembak menggunakan captive bolt stunner.

Penggunaan captive bolt stunner ini tidak menimbulkan bahaya bagi hewan ternak, dan hanya bertujuan untuk membuat pingsan sebelum akhirnya disembelih sesuai dengan syariat islam.

"Jadi metode itu namanya stunning yang tujuannya untuk membuat sapi pingsan. Setelah pingsan kemudian disembelih sesuai syariat oleh Juru sembelih halal," kata Fajar, Rabu 25 September 2024.

Seperti diketahui sebelumnya beredar video yang memperlihatkan seseorang seolah-olah menembak kepala sapi, kemudian hewan itu roboh yang menciptakan kesan bahwa sapi mati karena ditembak. Dalam video tersebut tertulis jika lokasi perekaman berada di RPH Pegirian.

Baca Juga:
Gerakan Pangan Murah Dirjen Pemasyarakatan Jatim, RPH Surabaya Sediakan Daging dengan Harga Bersahabat

Menanggapi hal tersebut, Fajar menambahkan jika apa yang ada di video tersebut adalah kabar bohong atau hoaks. Video tersebut menurutnya tidak menampilkan secara lengkap proses pemotongan hewan yang ada di RPH Pegirian.

"Itu videonya sengaja dipotong. Berarti ada motif tertentu. Videonya sangat bagus, ada lighting dan bumbu kalimatnya itu loh bahwa sekali tembak langsung jatuh. Ini gak benar.," tambahnya.

Apalagi terdapat ketentuan jika dilarang melakukan perekaman selama proses pemotongan hewan berlangsung. Hal ini karena dalam proses penyembelihan terdapat adegan yang mengandung kengerian dan tidak patut disebarkan di publik.

"Semua aktivitas pemotongan itu memang tidak boleh diambil gambarnya karena satu, menimbulkan kengerian, ada gambar tidak elok," paparnya.

Baca Juga:
Dongkrak PAD Lewat Sektor Peternakan, Gresik ‘Curi’ Ilmu Manajemen RPH Surabaya

Oleh sebab itu agar hal ini tidak terjadi RPH Surabaya akan melaporkan kedua pelaku yakni perekam yang berinisial JR dan pelaku yang ada di video, DS. Keduanya dilaporkan atas tuduhan menyebarkan berita hoaks yang meresahkan masyarakat.

Hingga saat ini keberadaan keduanya masih dalam penelusuran RPH Surabaya. Diketahui keduanya sudah tidak bekerja di RPH Surabaya selama satu bulan.

"Kedua pelaku menghilang dan belum bisa kami ketahui keberadaannya. Dan saat ini kami masih menyusun kronologi sebagai bahan laporan ke Polres Tanjung Perak," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Ketua DPD Golkar Kota Blitar Bantah Isu Kader Membelot, Dodok : Itu Hanya Personal Saja

Baca Selanjutnya

Bulan Depan Bapelitbangda Kota Madiun Update Ulang Angka Kemiskinan

Tags:

RPH Pegirian RPH Surabaya Stunning penyembelihan hewan video viral Polres Tanjung Perak kabar hoaks

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar