KETIK, MALANG – Jumlah pasar modern di Kota Malang bertambah. Setelah Pasar Klojen dan Oro-Oro Dowo, kini dengan menggandeng BNI, giliran Pasar Sawojajar naik kelas menjadi pasar modern.
Peresmian Pasar Sawojajar sebagai pasar modern dilakukan oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Kamis, 16 April 2026.
Menurut Wahyu, naik kelasnya Pasar Sawojajar tak lepas dari salah satu program Dasa Bhakti yang dicanangkan, yaitu "Ngalam Laris".
"Salah satu pilar dari program Ngalam Laris tentunya adalah pembenahan pasar," kata Wahyu.
Baca Juga:
Apresiasi Prestasi LKS Jatim 2026! Kadisdik Aries Beri Penghargaan Peraih Medali dari Malang dan Kota Batu"Alhamdulillah, BNI berkenan bekerja sama dengan Pemkot Malang, dalam hal ini Diskoperindag, untuk menyulap Pasar Sawojajar ini," sambungnya.
Menurut Wahyu, dalam modernisasi Pasar Sawojajar, pihaknya bercermin pada dua pasar yang sudah terlebih dahulu naik kelas, yakni Pasar Klojen dan Oro-Oro Dowo.
Wahyu berharap, dengan naik kelasnya Pasar Sawojajar, semakin banyak pengunjung yang datang ke pasar tersebut. Hal ini, sambungnya, bakal berdampak pada perputaran ekonomi di pasar tersebut.
"Dulu orang-orang segan dan malas datang ke pasar karena baunya. Belum lagi tempatnya kotor," tuturnya.
Baca Juga:
Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM"Namun, dengan modernisasi, tentu akan lebih banyak orang yang nyaman datang ke pasar. Penjual pun akan lebih senang," sambung Wahyu.
Sementara itu, RCEO BNI Wilayah 18, Soesetyo Priharjanto, menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat sekaligus mendukung proses digitalisasi transaksi di pasar.
"Untuk lebih bermanfaat kepada masyarakat, sekaligus mendukung proses digitalisasi yang digalakkan oleh Bank Indonesia yang juga hadir hari ini, kami turut mendukung transaksi digital di pasar," kata Soesetyo.
Ia menambahkan, pihaknya juga memberikan sejumlah bantuan fasilitas bagi pedagang dan pengunjung pasar.
"Sekaligus kami memberikan bantuan berupa stasiun pengisian air minum, troli, serta keranjang belanja untuk masyarakat yang ada di Pasar Sawojajar," ujarnya.
Menurutnya, ini merupakan kali kedua BNI bekerja sama dengan Pemerintah Kota Malang dalam pengembangan pasar tradisional.
"Ini kali kedua kami bekerja sama dengan Pemkot Malang. Mudah-mudahan tujuan dan upaya kami kembali dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.