Direktur Prasarana Perkeretaapian Terima Suap Rp 1,1 M Berkedok untuk THR

Jurnalis: Marno
Editor: M. Rifat

13 Apr 2023 04:21

Thumbnail Direktur Prasarana Perkeretaapian Terima Suap Rp 1,1 M Berkedok untuk THR
Direktur Prasarana Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub Harno Trimadi (kiri) bersama 9 orang ditetapkan sebagai tersangka suap oleh KPK, Kamis (13/4/2023). Salah satu penyuapnya Dirut KAI Properti Yoseph Ibrahim (kanan). (Foto: Dok Kemenhub/Grafis: Marno/Ketik.co.id)

KETIK, JAKARTA – Ada saja cara pejabat untuk menerima suap dengan memanfaatkan momen Lebaran. Hal itu diduga dilakukan oleh Direktur Prasarana Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Harno Trimadi.

Pejabat kelahiran Simalungun, Sumatera Utara 23 Juli 1972 itu menerima uang suap Rp 1,1 miliar dengan berdalih untuk Tunjungan Hari Raya (THR). Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini Harno ditahan di Rutan KPK.

Penetapan tersangka pejabat Kemenhub ini disampaikan Wakil Ketua KPK Johanis Tanak di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (13/4/2023) dini hari.

Ia mengungkapkan Harno diduga menerima suap dalam kurun waktu Juni sampai dengan Desember 2022 dan 11 April 2023.

Baca Juga:
Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Menurut Johanis, Direktur Prasarana DJKA Kemenhub Harno Trimadi bersama PPK Kemenhub Fadliansyah menerima uang Rp 1,1 miliar dari Direktur Utama  PT Kereta Api Indonesia (KAI) Manajemen Properti, Yoseph Ibrahim dan VP Proyek Perbaikan Perlintasan Sebidang Jawa Sumatera, Parjono.

"Senilai Rp 1,1 miliar dari hasil pemeriksaan di antaranya diduga untuk tunjangan hari raya (THR)," paparnya.

Johanis Tanak mengungkapkan, Harno salah satu tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan dan perawatan jalur kereta api di Kementerian Perhubungan tahun anggaran 2018-2022.

"Total suap yang diterima Rp 14,5 miliar diduga merupakan suap terkait proyek pengadaan dan pemeliharaan jalur kereta api," jelasnya.

Baca Juga:
Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Penyuapan ini terkait 4 proyek pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso, proyek pembangunan jalur kereta api di Makassar, Sulawesi Selatan.

Selain itu, 4 proyek konstruksi jalur kereta api, 2 proyek supervisi di Lampegan Cianjur Jawa Barat, dan proyek perbaikan perlintasan Sebidang Jawa-Sumatera.

Dalam kasus suap yang diawali operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Jakarta, Depok, Semarang, dan Surabaya itu, KPK menetapkan total 10 orang sebagai tersangka. Rinciannya, 6 orang sebagai penerima suap dan 4 orang sebagai penyuap.

Tersangka penerima meliputi Direktur Prasarana Perkeretaapian DJKA Kemenhub, Harno Trimadi; Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BTP Jabagteng, Bernard Hasibuan; Kepala BTP Jabagteng, Putu Sumarjaya; PPK BPKA Sulsel, Achmad Affandi dan PPK Perawatan Prasarana Syntho Pirjani Hutabarat.

Sedangkan tersangka pemberi suap di antaranya Direktur PT Istana Putra Agung, Dion Renato Sugiarto; Direktur PT Dwifarita Fajarkharisma, Muchamad Hikmat; Direktur PT KA Manajemen Properti sampai Februari 2023, Yoseph Ibrahim; dan VP PT KA Manajemen Properti, Parjono. (*)

Baca Sebelumnya

Rekrutmen Bersama BUMN Kembali Lagi, Catat Tanggalnya!

Baca Selanjutnya

Rakor Operasi Ketupat Semeru, Khofifah Tinjau Kesiapsiagaan Lintas Sektoral

Tags:

Dirjen Prasarana Perkeretaapian suap THR KPK OTT

Berita lainnya oleh Marno

Rebranding, Zest Jadi Swiss-belexpress Jemursari Surabaya dengan Spirit Baru

9 April 2026 18:20

Rebranding, Zest Jadi Swiss-belexpress Jemursari Surabaya dengan Spirit Baru

Peduli Pelestarian Lingkungan, BRI Bantu Bibit Tanaman untuk Kelompok Tani di Medokan Ayu

6 April 2026 10:15

Peduli Pelestarian Lingkungan, BRI Bantu Bibit Tanaman untuk Kelompok Tani di Medokan Ayu

Bisikan Perjamuan Terakhir Masuk Empat Terbaik  Festival Film di Prancis

1 April 2026 18:40

Bisikan Perjamuan Terakhir Masuk Empat Terbaik Festival Film di Prancis

Kinerja Solid, Laba Bersih Bank Jatim Naik 20,65 Persen Jadi Rp1,54 T pada 2025

31 Maret 2026 15:29

Kinerja Solid, Laba Bersih Bank Jatim Naik 20,65 Persen Jadi Rp1,54 T pada 2025

Festival Ramadan Doble Track SMAN 1 Panji Raih Omzet Rp 39,8 Juta

17 Maret 2026 20:36

Festival Ramadan Doble Track SMAN 1 Panji Raih Omzet Rp 39,8 Juta

Awas Penipuan Modus File .APK Jelang Lebaran, BRI Imbau Nasabah Waspada

16 Maret 2026 21:05

Awas Penipuan Modus File .APK Jelang Lebaran, BRI Imbau Nasabah Waspada

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H