Dinkes Sleman Siagakan Layanan Medis 24 Jam Selama Libur Idulfitri 2026

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Dendy Ganda Kusumah

12 Mar 2026 09:33

Thumbnail Dinkes Sleman Siagakan Layanan Medis 24 Jam Selama Libur Idulfitri 2026
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr Cahya Purnama, MKes, memastikan seluruh fasilitas kesehatan di Sleman siap siaga 24 jam untuk melayani pemudik dan warga. (Foto: Fajar R/Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Sleman resmi menetapkan status siaga penuh bagi seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di wilayahnya guna menghadapi lonjakan mobilitas warga pada libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.7.23.1/1370/DKS/III/2026, yang menginstruksikan penguatan sumber daya medis mulai tanggal 18 Maret hingga 24 Maret 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, untuk menjamin keselamatan warga serta pemudik yang melintasi jalur utama menuju jantung kota Yogyakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr Cahya Purnama, MKes, Rabu, 11 Maret 2026, menegaskan bahwa seluruh puskesmas dengan fasilitas rawat inap wajib beroperasi penuh selama 24 jam untuk melayani kasus darurat maupun rujukan.

Sementara itu, Puskesmas kategori non-rawat inap juga diwajibkan memperpanjang jam pelayanan mulai pukul 07.30 hingga 19.00 WIB sepanjang masa siaga tersebut. Setiap fasilitas kesehatan diminta telah menyerahkan jadwal piket mandiri yang mencakup dokter, bidan, perawat, tenaga administrasi, hingga pengemudi ambulans kepada Dinas Kesehatan paling lambat pada 12 Maret 2026.

Fokus utama dalam pengamanan kesehatan tahun ini juga menyasar pada layanan ibu dan anak melalui penyiapan tujuh rumah sakit rujukan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif atau PONEK. Ketujuh rumah sakit tersebut adalah RSUP Dr. Sardjito, RSUD Sleman, RSUD Prambanan, RSA UGM, RSKIA Sadewa, RSU Sakina Idaman, dan RSU PKU Muhammadiyah Gamping.

"Kesiapsiagaan ini adalah prioritas utama kami untuk menjamin rasa aman bagi masyarakat dan pemudik. Seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit rujukan PONEK, telah diinstruksikan untuk siaga penuh, terutama dalam menangani kasus-kasus kegawatdaruratan selama masa libur Idul Fitri," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr Cahya Purnama, M Kes.

Setiap RS PONEK diwajibkan menyiagakan tim yang terdiri dari dokter spesialis obstetri dan ginekologi, spesialis anak, spesialis anestesi, serta petugas IGD yang siaga di tempat guna mencegah keterlambatan penanganan yang berisiko pada kematian ibu dan bayi.

Selain penguatan di internal fasilitas kesehatan, Dinas Kesehatan juga mengaktifkan jejaring koordinasi lintas sektor melalui pembentukan Pos Terpadu. Pos ini nantinya akan diperkuat oleh personel gabungan yang bekerja dalam dua sif untuk memantau titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan. Setiap pos akan dilengkapi dengan sarana medis memadai seperti tempat tidur pemeriksaan, peralatan darurat, serta pasokan obat-obatan yang mencukupi. Untuk mempercepat mobilisasi evakuasi, masyarakat dapat menghubungi layanan Sleman Emergency Services melalui nomor 0274-8609000 atau 08112668900 yang terhubung langsung dengan pusat komando ambulans.

Cahya Purnama juga mengingatkan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kejadian Luar Biasa atau KLB, terutama terkait keracunan makanan dan penyakit menular seperti demam berdarah dan leptospirosis. Dinas Kesehatan telah menunjuk petugas khusus sebagai narahubung jika ditemukan indikasi wabah di lapangan agar penanganan dapat dilakukan secara instan tanpa menunggu birokrasi yang panjang.

"Kami telah mengatur jadwal piket tenaga medis secara ketat agar pelayanan tetap optimal 24 jam. Selain penanganan medis, kami juga fokus pada pengawasan potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) seperti keracunan makanan dan penyakit menular di titik-titik keramaian agar perayaan lebaran tahun ini berjalan sehat dan lancar," tambahnya.

Melalui integrasi data harian pada sistem informasi kementerian kesehatan dan laporan khusus pasien mudik. Pemerintah Kabupaten Sleman berharap perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan aman, sehat, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini
Baca Juga:
Mobil Dinas KPU Sampang Terekam di Tol Saat Libur Lebaran, Dibawa Siapa?
Baca Sebelumnya

Ratusan Peserta PBI JKN di Lebak Direaktivasi, Dinsos Imbau Warga Tak Panik

Baca Selanjutnya

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Pekerja Informal Lewat Komunitas Masjid dan Lingkungan Warga

Tags:

Mudik Sleman 2026 Idulfitri 2026 Dinas Kesehatan Sleman Layanan Kesehatan Lebaran Puskesmas Sleman 24 Jam Rumah Sakit PONEK Sleman Sleman Emergency Services posko kesehatan mudik Info Mudik Yogyakarta Kesiapsiagaan Medis Lebaran dr Cahya Purnama RSUD Sleman RSUP Dr.Sardjito Penanganan Darurat Mudik IdulFitri 1447H

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H