Dijamin Halal, UKM Pacitan Diajari Kembangkan Lilin Batik Berbahan Dasar Sawit

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

22 Okt 2024 15:53

Thumbnail Dijamin Halal, UKM Pacitan Diajari Kembangkan Lilin Batik Berbahan Dasar Sawit
Prosesi pemukulan gong oleh Ketua Tim Pengembangan Jasa Industri BBSPJIK, Aan Eddy Antana (tengah), Kepala Divisi UKM dan Koperasi BPDPKS, Helmi Muhansyah (kanan),Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindustrian (Dikuperin) Pacitan, Prayitno pada Selasa, 22 Oktober 2024. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Pemukulan gong telah dilakukan oleh Ketua Tim Pengembangan Jasa Industri Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB), Aan Eddy Antana, pada Selasa, 22 Oktober 2024.

Artinya, workshop pembuatan malam atau lilin batik berbahan buah sawit resmi dibuka di Parai Beach Resort Telengria, Kabupaten Pacitan. 

Acara yang dijadwalkan selama tiga hari, 21-23 Oktober itu, merupakan hasil kolaborasi antara BBSPJIKB Kementerian Perindustrian dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dalam rangka mempromosikan diversifikasi produk kelapa sawit di Jawa Timur.

Aan Eddy Antana mengatakan, sebanyak 30 peserta yang sebagian besar berasal dari industri batik serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mengikuti kegiatan ini.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Mereka, bakal diajari memanfaatkan turunan sawit sebagai bahan malam batik yang dijamin kehalalannya.

Peserta juga akan mendapatkan sertifikat pelatihan, serta kesempatan mengikuti uji kompetensi yang diakui secara nasional oleh BNSP, sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKN).

“Kami memilih Pacitan sebagai tempat workshop ini karena kabupaten ini memiliki kebun sawit yang cukup besar, serta banyak pembatik yang telah dikenal secara nasional,” ujar Aan Eddy Antana dalam sambutannya.

Foto No caption

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Malam batik berbasis sawit, menurut Aan, menggunakan stearin turunan dari kelapa sawit yang dapat menggantikan parafin dan lemak hewani sebagai bahan yang umum digunakan sebelumnya.

Aan mengatakan, ini menjadi penting pasalnya pada 2026, produk batik yang digunakan sehari-hari, salah satunya adalah pakaian akan diwajibkan untuk memiliki sertifikat halal, sejalan dengan kebijakan halal nasional.

Sementara itu, Kepala Divisi UKM dan Koperasi BPDPKS, Helmi Muhansyah menambahkan, pihaknya ingin mempromosikan manfaat sawit melalui sektor usaha kecil, termasuk di Pacitan.

"Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen, di mana UKM menjadi salah satu penyumbangnya," bebernya.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindustrian (Dikuperin) Pacitan, Prayitno, menyambut baik inisiatif ini dan berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kompetensi dan daya saing pelaku batik di daerahnya. 

Meningkatnya perhatian pada keberlanjutan dan kehalalan produk, diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi industri batik, tetapi juga bagi sektor perkebunan sawit nasional. (*)

Baca Sebelumnya

15 Alumni HMI Jadi Menteri-Wamen di Kabinet Merah Putih, KAHMI Sumenep Bersyukur

Baca Selanjutnya

Paslon Krida di Pilkada Kota Batu Tekankan Pentingnya Pertanian dan Pariwisata

Tags:

pacitan UKM Batik Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar