Diduga Tak Transparan, Penyaluran Dana P3KE Rp3,6 Miliar di Sampang Disorot PMII

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Rahmat Rifadin

18 Okt 2025 00:35

Thumbnail Diduga Tak Transparan, Penyaluran Dana P3KE Rp3,6 Miliar di Sampang Disorot PMII
Sahabat PMII Gelar Audiensi ke Dinsos Sampang, 16 Oktober 2025. (Foto: Mat Jusi/Ketik.com).

KETIK, SAMPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menerima dana hibah sebesar Rp3,6 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) untuk mendukung program Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) tahun 2025.

Data dari Dinas Sosial (Dinsos) Sampang mencatat bahwa sebanyak 2.466 warga prasejahtera ditetapkan sebagai penerima manfaat bantuan sosial (bansos) dalam program tersebut. Namun, penyaluran dana tersebut diduga tidak berjalan transparan dan rawan diselewengkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sampang, Latifah, menyampaikan bahwa pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan dalam implementasi program P3KE. Menurutnya, program ini seharusnya menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat miskin ekstrem, bukan sekadar distribusi bantuan yang minim transparansi dan partisipasi publik.

"Ada ketimpangan antara data penerima dan realisasi bantuan yang tidak dipublikasikan secara terbuka. Ini menunjukkan lemahnya verifikasi sosial dan berpotensi menimbulkan maladministrasi dalam pelaksanaan program," ujarnya kepada media ini, Sabtu, 18 Oktober 2025.

Baca Juga:
Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Ia juga menyoroti minimnya sosialisasi yang membuat sebagian penerima tidak memahami tujuan serta bentuk penggunaan dana bantuan. Selain itu, pendamping program dinilai tidak memiliki petunjuk teknis (juknis) sebagai pedoman pelaksanaan.

"Jika pendamping saja tidak memegang juknis, bagaimana mereka dapat menjalankan tugas dengan benar? Program ini malah berjalan tanpa arah yang jelas," tegasnya.

Dalam konteks kebijakan publik, kata Latifah, kondisi tersebut telah mencederai prinsip good governance yang mengedepankan keterbukaan, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat.

"PMII menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan ekstrem tidak boleh berhenti pada seremonial distribusi bantuan, melainkan harus menjadi gerakan pemberdayaan yang menyentuh akar struktural kemiskinan," lanjutnya.

Baca Juga:
Dinas ESDM Jatim Akui Cuma 5 Tambang Resmi di Sampang, PMII Soroti Maraknya Tambang Ilegal

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan audiensi dengan Dinsos Sampang pada 16 Oktober 2025. Namun, hingga kini data penerima bantuan yang dijanjikan belum juga diterima, termasuk data pengajuan, verifikasi, penetapan SK, dan nama penerima yang sudah dicairkan bantuannya.

"Dalam audiensi tersebut, Dinsos menyampaikan bahwa dari total 2.466 penerima, hanya 2.070 yang berhasil dicairkan melalui Bank Jatim. Sisanya, sebanyak 396 penerima, gagal dicairkan dan dana akan dikembalikan ke kas negara," jelasnya.

PMII Sampang menekankan bahwa keberhasilan program P3KE tidak semata-mata diukur dari jumlah dana yang disalurkan, tetapi dari sejauh mana program ini mampu memberdayakan masyarakat dan mengurangi ketergantungan ekonomi secara berkelanjutan.(*)

Baca Sebelumnya

Disperkim Halsel Targetkan Kuba Menara dan Pelataran Masjid Agung Tuntas Akhir Tahun

Baca Selanjutnya

DPD PKS Sampang Perkuat Solidaritas Kader Melalui Unit Pembinaan Anggota

Tags:

kemiskinan bansos PMII Sampang PC PMII Sampang P3KE Juknis Dinsos Sampang

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

11 April 2026 23:30

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

11 April 2026 12:09

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

10 April 2026 19:45

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar