Diduga Palsukan Tanda Tangan BPD, Oknum Kades di Simeulue Dilaporkan ke Polisi

Jurnalis: Helman Gusti Fandaya
Editor: T. Rahmat

18 Jun 2024 10:53

Thumbnail Diduga Palsukan Tanda Tangan BPD, Oknum Kades di Simeulue Dilaporkan ke Polisi
Ketua dan Anggota BPD Seuneubok saat memperlihatkan Laporan Polisi (Helman/Ketik.co.id)

KETIK, SIMEULUE – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Seuneubuk, Teupah Selatan, Simeulue, Aceh, resmi melaporkan kepala desa setempat ke Polres Simeulue terkait dengan dugaan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen APBDes 2024.

Ternyata, pernyataan Rudini sebagai ketua BPD Seuneubuk bukan sekedar gertak sambal atau isapan jempol belaka, bersama para tokoh-tokoh masyarakat mereka mendatangi Mapolres Simeulue pada Rabu, 12 Juni 2024 untuk melaporkan perkara tersebut.

"Selaku BPD, kami sudah melaporkan saudara Ariswan selaku kepala desa atas dugaan tindak pidana pemalsuan tanda tangan ketua BPD dalam dokumen APBDes Tahun Anggaran 2024," ujar Rudini kepada Ketik.co.id, Selasa (18/6/2024).

Hal ini, dalam dokumen tersebut, Rudini mengaku tidak pernah menandatangani dokumen APBDes bahkan tidak mengetahuinya sama sekali. Urusan itu telah dilimpahkan ke polisi untuk diproses sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku.

Baca Juga:
Berhasil Susun Dokumen PJPK Berkualitas, Bupati Nagan Raya Raih Penghargaan dari BKKBN

"Tiba-tiba saja kami mendengar bahwasanya pencarian anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2024 telah dilakukan, dan itu kami ketahui diumumkan oleh Camat Teupah Selatan pada MTQ Desa Seuneubuk beberapa bulan yang lalu. Mendengar hal itu kami terkejut dan bertanya bagaimana bisa anggaran dapat dicairkan sementara kami selaku BPD tidak mengetahui," ujar dia.

Selanjutnya setelah mengetahui hal itu, pihak BPD memanggil kepada desa melalui surat resmi untuk mendengar penjelasannya. Dalam pertemuan tersebut, oknum kepala desa mengakui telah memalsukan tanda tangan ketua BPD dengan cara meniru dan melakukan scanning dokumen.

Lebih lanjut, Rudini mengungkapkan, dalam persoalan ini yang dilaporkan bukanlah perkara pencairan dan realisasi dana desa, akan tetapi perihal pemalsuan tanda tangan ketua BPD Desa Seuneubuk.

"Soal realisasi anggaran apakah tepat sasaran atau tidak, apakah sudah diterima oleh penerima seperti insentif dan hal-hal lainnya, itu urusan lain," ungkap Rudini.

Baca Juga:
Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

Foto Proses Pelaporan di SPKT Polres Simeulue(Helman/Ketik.co.id)Proses pelaporan di SPKT Polres Simeulue (Helman/Ketik.co.id)

Sementara itu, hal senada juga disampaikan Wakil Ketua BPD Seuneubuk, Mitra. Tujuan pelaporan ke Polres Simeulue tersebut atas pemalsuan tanda tangan yang diduga dilakukan oleh oknum kepala desa setempat.

Ini, tambah dia, tidak menyangkut dengan pencairan dan realisasi anggaran dana desa.  Pihaknya juga tidak menerima alasan dilakukannya rekayasa dokumen dan pemalsuan tanda tangan ketua BPD demi cepatnya pencairan anggaran.

"Itu hanya alasannya saja dan tidak masuk akal, karena proses pencairan anggaran dana desa itu tidak serta-merta dan tergopoh-gopoh, semuanya melalui tahapan dengan waktu yang cukup," jelasnya.

BPD Seuneubuk juga berharap adanya penegakan hukum atas sikap dan perilaku dugaan pemalsuan tanda tangan yang telah melanggar kewenangannya serta berlaku sewenang-wenang, sehingga dapat memberikan efek jera bagi pelaku.

"Sesuai pernyataannya, dia berani mengambil kesimpulan sendiri untuk merekayasa dokumen APBDes dan memalsukan tanda tangan ketua BPD. Seakan-akan kami ini sebagai perwakilan masyarakat tidak ada marwah dan martabatnya," ucap Mitra.

Sementara itu, Kapolres Simeulue, AKBP Sujoko melalui Kasat Reskrim Ipda Zainur Fauzi, membenarkan adanya laporan dari BPD Seuneubuk, pada Rabu (12/6) lalu. Laporan itu nantinya akan ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan.

“Kami nantinya akan melakukan pemanggilan sesuai prosedur terhadap pihak-pihak yang disebutkan dalam laporan tersebut, guna mencari fakta dugaan pemalsuan dokumen dan tanda tangan BPD Seuneubuk," tutur Ipda Zainur terkait laporan BPD Seuneubok. (*)

Baca Sebelumnya

Adinda Cresheilla: Ditolak PTN Impian Bukan Akhir dari Segalanya

Baca Selanjutnya

Pedagang Kaki Lima Diajak Ramaikan Car Free Day Kota Batu

Tags:

BPD Laporkan Kades Seuneubok Pemalsuan Dokumen dan Tanda Tangan Polres Simeulue Siimeulue Aceh

Berita lainnya oleh Helman Gusti Fandaya

6 Siswa SMAN 3 Sinabang Lolos SNBP PTN Ternama di Aceh

3 April 2026 17:23

6 Siswa SMAN 3 Sinabang Lolos SNBP PTN Ternama di Aceh

27 Siswa SMA Negeri 2 Sinabang Lulus SNBP 2026

2 April 2026 15:03

27 Siswa SMA Negeri 2 Sinabang Lulus SNBP 2026

Kades Sigulai Sampaikan Klarifikasi Terkait Pemberitaan yang Menyerang Ihya Ulumuddin

29 Maret 2026 15:26

Kades Sigulai Sampaikan Klarifikasi Terkait Pemberitaan yang Menyerang Ihya Ulumuddin

Bupati Aceh Timur Dialog dengan Warga Pelalu, Soroti Lambannya Progres Huntara

29 Maret 2026 10:27

Bupati Aceh Timur Dialog dengan Warga Pelalu, Soroti Lambannya Progres Huntara

Kepala Dinas Sosial Simeulue Temui Korban Pembakaran Rumah di Tanjung Raya

28 Maret 2026 15:41

Kepala Dinas Sosial Simeulue Temui Korban Pembakaran Rumah di Tanjung Raya

Pemkot Langsa Mulai Penyaluran Bantuan Rumah Rusak Tahap I melalui Rekening BSI

26 Maret 2026 09:06

Pemkot Langsa Mulai Penyaluran Bantuan Rumah Rusak Tahap I melalui Rekening BSI

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H