KETIK, MALANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang memiliki rencana untuk memindahkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) Sulfat. Diketahui, TPS ini terletak di pertigaan antara Jalan Sulfat dan Jalan Sunandar Priyo Sudarmo. 

Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond membenarkan adanya rencana pemindahan TPS Sulfat tersebut.

"Iya, benar. Usulan dari dewan seperti itu untuk mencari alternatif pengganti," jelasnya, Jumat, 24 April 2026. 

Dirinya menjelaskan, rencana pemindahan TPS Sulfat dikarenakan lokasinya yang tidak strategis. Yaitu letaknya dekat dengan lampu lalu lintas dan baunya kerap mengganggu pengguna jalan yang berhenti di pertigaan tersebut.

Di samping itu, lokasi TPS Sulfat juga dekat dengan makam tokoh agama yaitu Waliyullah Syekh Muhammad Sholeh dan pesantren. Sehingga, berpotensi mengganggu kekhidmatan dari orang yang berziarah ke tempat tersebut. 

Baca Juga:
DLH Kota Malang Dorong Aktivasi Bank Sampah, Jalan Keluar dari Minimnya Armada

"Karena posisinya berada di pinggir jalan. Selain itu, di sebelahnya juga ada makam dan kalau tidak salah ada pesantren juga," tambahnya. 

Sementara untuk prosesnya, saat ini DLH masih menunggu surat balasan dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Malang. Ia mengungkapkan, surat tersebut berisi permintaan DLH terkait lokasi mana yang akan digunakan sebagai pengganti TPS Sulfat dan tercatat sebagai aset Pemkot Malang. 

"Kami masih menunggu hasil dari surat kami ke BKAD, terkait tanah aset Pemkot Malang mana yang bisa digunakan," terangnya.

Apabila sudah ada calon lokasinya, DLH akan langsung melakukan pengecekan terlebih dahulu. Diupayakan, lokasi pengganti ini masih berada di kawasan Jalan Sulfat. 

Baca Juga:
DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

"Kami cek dulu lokasinya, dan diupayakan masih di daerah sekitar situ. Kalau lokasinya terlalu jauh, nanti penggerobak kejauhan menaruh sampahnya di sana," pungkasnya. (*)