Desak Penetapan Tersangka, Ormas RaDja Soroti Dugaan Keterlibatan TP2ID di Kasus Korupsi Proyek Dam Kali Bentak

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Muhammad Faizin

30 Apr 2025 16:14

Thumbnail Desak Penetapan Tersangka, Ormas RaDja Soroti Dugaan Keterlibatan TP2ID di Kasus Korupsi Proyek Dam Kali Bentak
Ketua Ormas RaDja, Tugas Nanggolo Dilli Prasetyo (Bagas), Selasa 30 April 2025. (Foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Tekanan publik terhadap penanganan kasus dugaan korupsi proyek Dam Kali Bentak di Kabupaten Blitar semakin menguat. Kali ini, desakan datang dari Organisasi Masyarakat Rakyat Djelata (RaDja) yang menyuarakan kritik tajam terhadap lambannya proses hukum yang ditangani Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar.

RaDja meminta aparat penegak hukum untuk segera menetapkan anggota Tim Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (TP2ID) sebagai tersangka.

Ketua Ormas RaDja, Tugas Nanggolo Dilli Prasetyo yang lebih dikenal dengan sapaan Bagas menyampaikan bahwa publik telah kehilangan kesabaran atas penanganan kasus yang dianggap berlarut-larut. Menurutnya, proyek yang seharusnya menjadi solusi atas persoalan irigasi dan banjir di wilayah tersebut justru menjadi ajang bancakan dana negara.

“Proyek Dam Kali Bentak adalah infrastruktur vital yang dibutuhkan rakyat. Tapi sayangnya, ini malah dijadikan ladang korupsi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Bagas dalam pernyataannya, Selasa 30 April 2025.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Bagas menegaskan bahwa TP2ID tak bisa dikecualikan dari penyelidikan. Ia menyebut, adanya indikasi kuat yang mengarah pada keterlibatan tim tersebut berdasarkan keterangan salah satu tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Kami mendesak agar Kejaksaan tidak ragu menetapkan anggota TP2ID sebagai tersangka. Sudah ada indikasi yang mengarah jelas, tinggal keberanian untuk menindak saja,” tegasnya.

Lebih jauh, RaDja juga menyoroti adanya dugaan praktik kolusi dan nepotisme dalam pelaksanaan proyek yang ditaksir merugikan negara hingga Rp4,9 miliar itu. Salah satu anggota TP2ID disebut memiliki hubungan kekerabatan langsung dengan mantan Bupati Blitar, Rini Syarifah, yang menjabat saat proyek berlangsung.

“Ini menjadi tanda tanya besar. Bagaimana mungkin proyek sebesar ini melibatkan pihak-pihak yang terafiliasi secara keluarga dengan pejabat daerah? Praktik seperti ini mencederai prinsip-prinsip reformasi birokrasi dan transparansi publik,” lanjut Bagas.

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

RaDja menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum dan memastikan kasus ini tidak berhenti pada pelaku-pelaku kecil di lapangan.

“Kami siap turun ke jalan jika tidak ada progres yang jelas. Kejaksaan harus tegas dan tidak boleh takut. Jangan biarkan aktor intelektualnya lolos dari jerat hukum,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Bagas mengingatkan bahwa masyarakat kini semakin kritis dan tidak akan mudah dikelabui oleh penanganan kasus yang setengah hati.

“Publik tidak lagi diam. Kami akan terus menyuarakan aspirasi rakyat demi penegakan hukum yang adil dan pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi,” pungkasnya. (*) 

Baca Sebelumnya

Proyek Pipa Air Minum Bocor Lagi, Kadis PUPR Abdya Jangan Ditulis

Baca Selanjutnya

Kemenhub RI Hibahkan Bus Sekolah, Wabup Sleman: Kenyamanan dan Keamanan Siswa Lebih Terjaga

Tags:

Radja Ormas TP2ID Kejaksaan Korupsi Dam Kali Bentak Blitar Kabupaten Blitar

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

9 April 2026 12:45

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

Minibus Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wlingi Blitar, Dua Orang Luka

7 April 2026 18:44

Minibus Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wlingi Blitar, Dua Orang Luka

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar