KETIK, SURABAYA – Sejumlah novel terbitan Loveable Group telah hadir dalam bentuk film dan series yang dapat dinikmati penonton. Melalui unggahan akun Instagram @loveable.redaksi, penerbit tersebut menampilkan sejumlah karya dengan tema “Dulu Dibaca, Sekarang Ditonton”. Unggahan itu memperlihatkan bagaimana cerita yang sebelumnya dikenal melalui halaman buku kini dapat dinikmati dalam bentuk audiovisual.
Novel dan film memiliki cara tersendiri dalam menyampaikan cerita. Melalui buku, pembaca membayangkan karakter dan suasana berdasarkan narasi, sedangkan film dan series menghadirkan cerita melalui akting, visual, serta musik. Berikut deretan judul yang ditampilkan dalam unggahan tersebut beserta penjelasan ceritanya.
1. Antares
Antares merupakan novel karya Rweinda yang dikenal luas melalui platform Wattpad sebelum diadaptasi menjadi serial. Ceritanya berpusat pada Antares Sebastian Aldevaro, pemimpin geng motor Calderioz, yang dikenal memiliki karakter kuat dan penuh percaya diri. Kehidupannya berubah ketika bertemu dengan Zeanne Queensha Bratadikara atau Zea.
Kedekatan Antares dan Zea berkembang di tengah persoalan persahabatan, rahasia masa lalu, dan kehidupan kelompok motor. Hubungan keduanya menjadi bagian penting dalam perjalanan cerita yang memadukan romansa remaja dengan konflik antarkelompok.
Baca Juga:
Mengangkat Urban Legend Ilmu Pelet Banjar, Film Horor “Pirunduk” Siap Meneror Bioskop Mulai 22 Oktober 2026Adaptasi serial Antares dibintangi Angga Yunanda sebagai Antares dan Beby Tsabina sebagai Zea. Serial ini membawa karakter serta konflik dalam novel ke layar melalui visual dan penampilan para pemerannya.
2. A+
Novel A+ karya Ananda Putri mengangkat kehidupan lima siswa berprestasi di SMA Bina Indonesia. Mereka menghadapi lingkungan pendidikan yang kompetitif, dengan tekanan untuk memperoleh nilai tinggi dan mempertahankan posisi sebagai siswa terbaik. Di balik pencapaian akademik tersebut, terdapat persoalan yang membuat mereka mempertanyakan sistem pendidikan yang berlaku.
Cerita berkembang ketika para siswa berusaha mengungkap berbagai kejanggalan di lingkungan sekolah. Persaingan akademik yang semula terlihat sebagai usaha meraih prestasi perlahan memperlihatkan sisi lain kehidupan para tokohnya, termasuk ambisi, tekanan, dan persoalan keadilan.
Baca Juga:
Lagu “Ini Abadi” Perunggu, Mengapa Relate dengan Kehidupan Gen Z?Novel ini diadaptasi menjadi serial A+ yang tayang di Prime Video pada 2023. Versi serial menghadirkan konflik pendidikan dan persaingan antarsiswa dalam bentuk drama misteri yang mengajak penonton mengikuti upaya para tokoh mencari jawaban atas persoalan yang mereka hadapi.
3. Dear Nathan
Dear Nathan merupakan novel karya Erisca Febriani yang mengangkat kisah romansa remaja melalui pertemuan Salma dan Nathan. Salma digambarkan sebagai siswi yang disiplin dan berusaha menjalani kehidupan sekolah dengan baik. Sementara itu, Nathan dikenal sebagai siswa yang memiliki reputasi sebagai anak bermasalah.
Pertemuan keduanya menjadi awal dari hubungan yang perlahan berkembang. Perbedaan karakter membuat hubungan mereka diwarnai berbagai persoalan, mulai dari kehidupan sekolah hingga masalah pribadi dan keluarga. Di balik sikap Nathan yang terkesan keras, terdapat sisi lain dari dirinya yang perlahan dikenal oleh Salma.
Kisah tersebut diadaptasi menjadi film layar lebar pada 2017 dengan Jefri Nichol sebagai Nathan dan Amanda Rawles sebagai Salma. Film ini kemudian memiliki kelanjutan melalui Dear Nathan: Hello Salma dan Dear Nathan: Thank You Salma. Ceritanya menjadi salah satu contoh novel remaja yang berkembang menjadi rangkaian film dengan perjalanan karakter yang berlanjut.
4. ILY from 38.000 Ft
ILY from 38.000 Ft merupakan karya Tisa TS yang mengangkat kisah Aletta dan Arga. Aletta adalah gadis muda yang pergi ke Bali untuk menjauh sejenak dari persoalan hidupnya. Dalam penerbangan menuju Bali, ia bertemu dengan Arga, seorang pembuat program dokumenter yang bekerja bersama tim produksi Geography Channel.
Pertemuan di pesawat menjadi awal kedekatan mereka. Aletta kemudian terlibat dalam kegiatan Arga dan ikut melakukan perjalanan untuk keperluan produksi program. Kebersamaan tersebut membuat hubungan mereka semakin dekat, tetapi keadaan berubah ketika Aletta kembali ke Jakarta dan Arga tidak menepati janji untuk menyusulnya.
Cerita ini menggabungkan romansa dengan perjalanan ke berbagai lokasi di Indonesia. Adaptasi filmnya dirilis pada 2016 dan dibintangi Michelle Ziudith sebagai Aletta serta Rizky Nazar sebagai Arga. Judulnya merujuk pada ketinggian 38.000 kaki, yang menjadi bagian dari pertemuan awal kedua tokoh.
5. Magic Hour
Magic Hour merupakan karya Tisa TS yang mengisahkan Raina, seorang gadis yang bekerja sebagai pengantar bunga. Kehidupannya mempertemukannya dengan Dimas, pria yang memiliki karakter berbeda darinya. Hubungan keduanya berkembang ketika mereka mulai mengenal satu sama lain, tetapi perasaan yang tumbuh tidak selalu berjalan sesuai harapan.
Kisah ini turut menghadirkan persoalan cinta, persahabatan, dan pilihan yang harus dihadapi para tokohnya. Konflik menjadi semakin rumit ketika perasaan pribadi berbenturan dengan kenyataan dan hubungan yang telah terjalin sebelumnya.
Film Magic Hour dirilis pada 2015 dengan Michelle Ziudith sebagai Raina dan Dimas Anggara sebagai Dimas. Film drama romantis ini menghadirkan cerita tentang perasaan yang tumbuh di tengah situasi yang tidak sederhana. Penggambaran suasana dan hubungan antartokoh menjadi bagian penting dalam membangun emosi cerita.
6. London Love Story
London Love Story menghadirkan kisah romansa yang berlatar di London. Ceritanya mengikuti Caramel, perempuan muda yang berusaha melanjutkan hidup di tengah persoalan masa lalu, serta Dave, pria yang memiliki perjalanan hidup dan persoalan emosionalnya sendiri. Pertemuan dan hubungan mereka berkembang bersama kisah tokoh lain yang turut terlibat dalam rangkaian peristiwa.
Seiring berjalannya cerita, masa lalu dan perasaan para tokoh perlahan terungkap. Hubungan yang terjalin tidak hanya berbicara tentang jatuh cinta, tetapi juga tentang kepercayaan, kesempatan kedua, dan keberanian menghadapi pengalaman yang pernah menyakitkan.
Film London Love Story dirilis pada 2016 dengan Michelle Ziudith sebagai Caramel dan Dimas Anggara sebagai Dave. Ceritanya kemudian berlanjut melalui sekuel London Love Story 2 dan London Love Story 3, yang memperlihatkan perkembangan hubungan para tokohnya.
Deretan judul tersebut memperlihatkan beragam cerita yang dapat dinikmati melalui medium berbeda, mulai dari romansa remaja, konflik pendidikan, hingga perjalanan hubungan antartokoh. Adaptasi ke layar memberikan pengalaman baru bagi penonton untuk melihat karakter dan suasana yang sebelumnya dibayangkan saat membaca novel.
Meski demikian, film dan series tidak selalu menyajikan seluruh detail yang terdapat dalam buku. Penyesuaian alur, karakter, maupun latar dapat dilakukan agar cerita sesuai dengan kebutuhan audiovisual. Perbedaan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pembaca yang ingin membandingkan versi novel dengan adaptasinya.
Melalui unggahan “Dulu Dibaca, Sekarang Ditonton”, Loveable Group mengajak pengikutnya kembali mengingat cerita yang pernah dinikmati melalui buku. Kehadiran adaptasi film dan series juga menunjukkan bahwa sebuah cerita dapat menjangkau penonton yang lebih luas melalui medium yang berbeda.(*)