KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau lokasi bencana angin puting beilung di Kampung Cibanteng, Desa Mandalamekar, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung yang terjadi pada Senin 11 Mei 2026.

Selain meninjau lokasi bencana, Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) juga memberikan bantuan kepada warga terdampak serta memberikan santunan kepada 40 anak yatim di sela kegiatan Jumat Keliling di Masjid Jami As Sa'adah Mandalamekar Cimenyan, Jumat (22/5/2026).

KDS mengatakan kunjungannya ini untuk memastikan penanggulangan bencana dari BPBD Kabupaten Bandung sudah terlaksana dengan baik dan menerima beberapa aspirasi dari warga secara langsung.

"Saya meninjau lokasi pascabencana puting beliung untuk memastikan penanganannya dengan baik oleh Pak Kepala Pelaksana BPBD Kabupaetn Bandung, nuhun pisan," ucap KDS.

Ia mengatakan Cimenyan merupakan salah satu wilayah rawan bencana terlebih merupakan wilayah patahan Sesar Lembang. Karena itu dirinya setuju dengan aspirasi tokoh masyarakat setempat agar diadakan edukasi berupa pelatihan mitigasi bencana dan bagaimana cara menghadapi bencana dan cara evakuasinya.

Baca Juga:
Upaya Bupati Bandung Bangun Soliditas Forkopimda Lewat Olahraga Bersama

"Nanti kita segera agendakan untuk mengadakan pelatihan mitigasi bencana ini, insya Allah," ucap KDS.

Aspirasi kedua, lanjutnya, adanya lokasi di Mandalamekar yang berpotensi longsor. "Ini juga sudah ditindaklanjuti oleh BPBD dan insya Allah segera kita perbaiki," ujar KDS.

Sebelumnya BPBD Kabupaten Bandung telah menyalurkan bantuan darurat kepada korban bencana angin kencang di Desa Mandalamekar sejak 12 Mei 2026. Bantuan berupa logistik, karung, sekop, makanan, dan minuman untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Tercatat 57 rumah rusak, sejumlah pohon tumbang, serta aktivitas warga terganggu akibat bencana pada 11 Mei 2026 sekitar pukul15.30 WIB.

Baca Juga:
Dukung Langkah Bupati, Hailuki Usulkan Satgasus Sampah

Bencana tersebut juga berdampak terhadap SMP Negeri 4 Cimenyan dan SD Negeri Cibanteng. Aliran listrik di kawasan tersebut juga sempat padam akibat pohon tumbang yang mengenai jaringan listrik.

Aspirasi ketiga adanya keinginan warga Cimenyan didirikan SMA negeri. Keinginan ini pun sudah ditindaklajuti dan KDS berharap tahun 2027 sudah bisa berdiri SMA Negeri di Cimenyan.

Selain itu juga masih ada sekitar 300 unit rumah tidak layak huni (rutilahu) di Cimenyan dan akan segera diperbaiki secara bertahap.

"Insya Allah, minggu depan juga kita akan mulai groundbreaking pembangunan RSUD Bedas Cimenyan di Desa Mekarmanik dan saat ini progresnya sudah dalam tahap pengerukan tanah," ungkap KDS.

Turut hadir dalam peninjauan lokasi bencana di antaranya Danlanud Sulaiman Marsma TNI Eko Sujatmiko dan Pimpinan Cabang Bank Bjb Soreang dan para kepala OPD Pemkab Bandung.(*)