KETIK, LUMAJANG – Kecamatan Pronojiwo memang dikenal sebagai kawasan dengan banyak air terjun di Kabupaten Lumajang. 

Di antara deretan destinasi tersebut, Coban Sumber Telu menjadi salah satu hidden gem yang menawarkan suasana alami dengan tiga sumber mata air yang mengalir dari tebing. 

Menariknya, air terjun ini juga dikenal sebagai air terjun terapi karena airnya berasal langsung dari mata air pegunungan yang terasa segar dan kerap dimanfaatkan pengunjung untuk berendam maupun merasakan sensasi pijatan alami dari aliran airnya.

Air terjun terapi di Coban Sumber Telu. (Foto: Dok. Ketik.com)

Sesuai namanya, Coban Sumber Telu memiliki tiga aliran air yang berdekatan. Airnya berasal langsung dari mata air pegunungan, bukan dari aliran sungai, sehingga tetap jernih dan menyegarkan. Kondisi alam di sekitarnya juga masih terjaga dengan pepohonan yang rindang dan udara pegunungan yang sejuk.

Baca Juga:
Tolak Kenaikan BBM hingga Soroti Program MBG, Mahasiswa Lumajang Demo DPRD

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar lima meter. Meski tidak terlalu tinggi, derasnya aliran air memberikan sensasi pijatan alami di tubuh. Tak heran jika banyak wisatawan menyebut Coban Sumber Telu sebagai air terjun terapi, tempat yang cocok untuk melepas penat setelah perjalanan.

Akses menuju Coban Sumber Telu juga relatif mudah. Dari area parkir, pengunjung hanya perlu berjalan kaki sekitar 10 hingga 15 menit melewati jalan setapak yang membelah kebun salak milik warga. Jalurnya cukup jelas dan dapat dilalui oleh wisatawan dengan kondisi fisik normal.

Keunikan lain dari Coban Sumber Telu adalah aliran airnya yang bermuara ke Air Terjun Kapas Biru. Karena berada dalam satu kawasan, wisatawan dapat mengunjungi dua destinasi sekaligus dalam satu perjalanan. Meski demikian, pengunjung tetap perlu berhati-hati saat melanjutkan perjalanan menuju Kapas Biru karena jalurnya cukup curam.

Coban Sumber Telu berada di Dusun Mulyoarjo, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Baca Juga:
13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diamankan BB TNBTS, 4 Orang Masih Diburu Petugas

Jaraknya sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Lumajang dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam. Sementara dari Kota Malang, perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar dua jam dengan jarak kurang lebih 60 kilometer.

Nama Coban Sumber Telu sendiri berasal dari bahasa Jawa. "Coban" berarti air terjun, sedangkan "Sumber Telu" berarti tiga sumber mata air. Penamaan tersebut merujuk pada tiga aliran air yang muncul berdampingan dengan debit yang berbeda-beda.

Sejumlah wisatawan terlihat tengah bermain air di Coban Sumber Telu. (Foto: Dok. Ketik.com)

Untuk menikmati keindahan Coban Sumber Telu, wisatawan dikenakan tiket masuk sebesar Rp10 ribu per orang. Sementara biaya parkir sebesar Rp5 ribu untuk sepeda motor dan Rp10 ribu untuk mobil.

Fasilitas di kawasan wisata ini masih sederhana. Area parkir memanfaatkan lahan milik warga, sedangkan suasana alam yang masih asri menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin menikmati ketenangan di kawasan Pronojiwo.

Dengan akses yang relatif mudah, biaya wisata yang terjangkau, serta sensasi air terjun terapi yang berpadu dengan panorama alam pegunungan, Coban Sumber Telu menjadi salah satu destinasi wisata di Lumajang yang layak dikunjungi, terutama bagi wisatawan yang ingin menikmati kesegaran alam sekaligus melepas penat. (*)