Unikama Berangkatkan 630 Mahasiswa KKN Naik Angkot, Sekaligus Bantu Perputaran Ekonomi Sopir

3 Agustus 2026 15:16 3 Agt 2026 15:16

Fisca Tanjung

Editor
Thumbnail Unikama Berangkatkan 630 Mahasiswa KKN Naik Angkot, Sekaligus Bantu Perputaran Ekonomi Sopir

Sebanyak 630 mahasiswa diberangkatkan menuju lokasi KKN menggunakan puluhan angkutan kota (angkot) yang berjajar di halaman kampus. (Foto: Humas Unikama)

KETIK, MALANG – Pemandangan tak biasa mewarnai pelepasan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Senin, 3 Agustus 2026. 

Sebanyak 630 mahasiswa diberangkatkan menuju lokasi KKN menggunakan puluhan angkutan kota (angkot) yang berjajar di halaman kampus. Kebijakan ini bukan sekadar soal transportasi, tetapi juga menjadi upaya kampus membantu perputaran ekonomi para sopir angkot di Kota Malang.

Ratusan mahasiswa tersebut akan menjalankan KKN di sejumlah wilayah, yakni Kecamatan Wagir, Pakisaji, Tajinan, Singosari, serta Program Experience Learning Program (EPL) di Kecamatan Pakis.

Sementara itu, 15 mahasiswa lainnya mengikuti program KKN internasional di Kampung Morten, Malaka, Malaysia.

Rektor Unikama, Prof. Dr. Sudi Dul Aji, M.Si., mengatakan penggunaan angkot dipilih karena sebagian besar lokasi KKN masih mudah dijangkau dengan transportasi umum.

Di sisi lain, kebijakan tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi para pengemudi angkot yang kini menghadapi tantangan akibat berkembangnya transportasi berbasis aplikasi.

"Lokasi KKN tahun ini berada di kawasan yang masih terjangkau angkot, sehingga transportasi umum sudah memadai. Di sisi lain, kami juga ingin memberikan peluang ekonomi bagi para pengemudi angkot yang saat ini menghadapi tantangan akibat perkembangan transportasi berbasis aplikasi," ujarnya.

Menurut Prof. Sudi, perguruan tinggi tidak hanya memiliki peran dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kampus juga dapat menghadirkan dampak positif melalui kebijakan sederhana yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Kalau kegiatan kampus bisa sekaligus menghidupkan ekonomi masyarakat, kenapa tidak? Angkot juga bagian dari masyarakat yang perlu kita dukung," katanya.

Pada pelaksanaan KKN 2026, Unikama mengusung tema "KKN Integratif Berdampak: Transformasi Desa Berkelanjutan melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal dan Inovasi Teknologi." Tema tersebut menjadi landasan bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi nyata dengan menggabungkan potensi lokal dan pemanfaatan teknologi.

Prof. Sudi menegaskan, KKN bukan hanya kewajiban akademik, tetapi juga menjadi proses pembelajaran yang membentuk karakter mahasiswa agar mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

"KKN adalah perjalanan intelektual, sosial, kemanusiaan, sekaligus pembentukan karakter. Mahasiswa harus hadir sebagai dinamisator dan katalisator pembangunan desa, bukan sekadar menjalankan program akademik," jelas Prof. Sudi.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan KKN tidak diukur dari banyaknya program yang dijalankan, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

"Program tidak perlu banyak, tetapi harus fokus dan berdampak. Ketika mahasiswa pulang lalu masyarakat merasa senang dan terbantu, itulah keberhasilan KKN yang sesungguhnya," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Pembelajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP3M) Unikama, Prof. Mujiyono, menjelaskan peserta KKN tahun ini terdiri atas 488 mahasiswa reguler, 100 mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), 27 mahasiswa Program PReFoRM, serta 15 mahasiswa peserta KKN internasional di Malaysia.

Selama satu bulan ke depan, para mahasiswa akan melaksanakan berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi desa, pelestarian kearifan lokal, penguatan pendidikan dan sumber daya manusia, inovasi teknologi, hingga bidang lingkungan dan kesehatan.

Melalui kebijakan memberangkatkan mahasiswa menggunakan angkot, Unikama ingin menunjukkan bahwa semangat pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan saat berada di lokasi KKN, tetapi juga dimulai sejak proses keberangkatan dengan menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekitar, termasuk para pelaku transportasi umum.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kuliah Kerja Nyata Kkn Unikama Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Program Experience Learning Program Rektor Unikama Prof. Dr. Sudi Dul Aji Dp3m Unikama