Cicipi Kuliner Malam Cita Rasa 1980-an, Lontong Pecel Tumin di Pacitan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

1 Des 2024 17:51

Thumbnail Cicipi Kuliner Malam Cita Rasa 1980-an, Lontong Pecel Tumin di Pacitan
Istri Tumin, Sriyatin (60) dengan setia usaha jualan lontong pecel lebih dari 40 tahun. Dirinya tengah menunjukkan Lontong Pecel lengkap sayuran yang siap disajikan kepada konsumen, Minggu, 1 Desember 2024. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Warung malam di pinggir Jalan JLS Pacitan, tepatnya di Dusun Wetih, Desa Purwosari, Kecamatan Kebonagung ini mungkin tak menarik perhatian dengan bangunan mewah.

Lampu di depan warung cukup remang, dengan ciri gerobak berwarna hijau kuning pun terpampang jelas dengan tulisan "Kupat Tahu, Sego Pecel".

Di dalam warung yang berukuran 3x3 meter, hanya ada dua meja kecil dan dua kursi kayu yang diletakkan di sudut ruangan. 

Terlihat seorang perempuan tua tampak sibuk di dapur kecil di pojok ruangan, mengiris lontong dengan cekatan sambil sesekali mengaduk sambal kacang yang kental di atas meja.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Di belakang gerobak, seorang kakek terlihat siaga, meniriskan gorengan tempe dan tahu. Termasuk, menunggu para pembeli yang datang.

Kendati begitu, cita rasa lontong pecel yang dijual di sini begitu klasik, membuatnya selalu ramai oleh pembeli yang datang dari berbagai wilayah.

Foto Lontong Tumin Pacitan

Pemiliknya adalah pasangan suami, Tumin (65) dan istrinya, Sriyatin (60). Mereka, dengan setia usaha jualan lontong pecel sejak tahun 1984.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Sriyatin yang sudah berusia lanjut, bercerita tentang awal mula membuka warung andalannya ini.

"Dulu saya jualan keliling, sebelum akhirnya punya warung pertama di tempat yang berbeda. Akhirnya pindah, warung ini adalah yang kedua," kenangnya nenek 5 cucu itu, Minggu, 1 Desember 2024.

Warung lontong pecel miliknya pertama kali dibuka dengan harga Rp25 rupiah per porsi pada tahun 1984, namun kini ia menjualnya seharga Rp7 ribu rupiah per porsi. 

Keistimewaan lontong pecel di warung ini terletak pada sambalnya. Berbeda dengan warung lain yang menggunakan sambal pecel yang sudah dihaluskan.

Sriyatin mengulek sambal dengan ditumbuk kasar, memberikan rasa yang lebih kaya bak buatan nenek sendiri.

"Sambalnya masih kasar, karena memang ditumbuk. Kalau digiling kan jadi encer," ujar Sriyatin kepada Ketik.co.id

Warung ini buka setiap hari mulai pukul 17.00 WIB hingga 21.00 WIB. Meskipun warungnya sederhana, pelanggan tak pernah sepi.

Tak jarang, dagangan mereka sudah habis sebelum jam tutup.

"Kami sudah tua, jadi sekarang menu-nya hanya lontong pecel, dan gorengan. Tidak berani terlalu banyak berjalan," ucap Sriyatin.

Bukan hanya warga sekitar, pembeli dari berbagai kalangan, termasuk pegawai kantoran, sering datang untuk menikmati kelezatan lontong pecel di warung milik Sriyatin.

Harga yang terjangkau, hanya Rp7.000 untuk seporsi lontong pecel dan Rp1.000 per gorengan, menjadi alasan banyak orang memilih untuk mampir.

"Minuman yang kami sediakan hanya air mineral, karena saya sudah tua dan takut jatuh," kata Sriyatin sambil tersenyum.

Sriyatin yang dibantu oleh suaminya, tidak hanya mengandalkan pengalaman bertahun-tahun, tetapi juga terus menjaga kualitas resepnya seperti awal berdirinya usaha.

Setiap hari, mereka memasak sambil memastikan semua bahan selalu segar dan siap saji. Warung lontong pecel yang sederhana ini tetap menjadi favorit, berkat konsistensi pemiliknya.

"Alhamdulillah, meskipun harganya sudah naik, dagangan saya selalu habis. Apalagi saat musim penghujan seperti sekarang ini," ucap syukur Sriyatin. (*)

Baca Sebelumnya

Asep Romny Romaya: 4 Pilar MPR RI Bentuk Karakter dan Kepribadian Luhur Masyarakat

Baca Selanjutnya

Aksi Premanisme, Pendukung Paslon HAI Diduga Halangi Warga Melapor ke Bawaslu Kaimana

Tags:

pacitan Lontong Pecel Tumin

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar