Ceroboh Ganti LPG Kompor, Rumah Janda Ludes, Pemilik Luka Bakar dan Mahasiswa UINSA Tersetrum

Jurnalis: Samsul HM
Editor: Marno

23 Sep 2025 07:15

Thumbnail Ceroboh Ganti LPG Kompor, Rumah Janda Ludes, Pemilik Luka Bakar dan Mahasiswa UINSA Tersetrum
Petugas pemadam kebakaran melakukan pembasahan ada yang dari atas tembok pembatas UINSA Surabaya, Selasa, 23 September 2025 pukul 06.30 WIB. (Foto: Sumarno/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Sepekan setelah kebakaran 7 rumah non-permanen di Gang Masjid, Kelurahan Jemurwonosari, Kecamatan Wonocolo, Rabu, 17 September 2025 lalu, si Jago Merah kembali melalap habis rumah di Gang Salafiyah, Jemurwonosari, Selasa, 23 September 2025 pukul 06.30 WIB.

Pemicu kebakaran sama yakni kompor gas. Akibatnya pemilik rumah mengalami luka bakar dan mahasiswa Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya sempat tersetrum listrik.

Kalau kebakaran sebelumnya karena warga lupa mematikan kompor gas, kali ini karena pemilik rumah Suwarti mengganti LPG (Liquefied Petroleum Gas) kompor, tanpa mematikan kompor yang lain yang masih menyala. Tak pelak, api langsung menyambar gas LPG.

Foto Korban  Suwarti yang menderita luka bakar dan Rukayah (kanan) tetangga korban,  yang rumahnya lolos dari amukan api. (Foto: Sumarno/Ketik.com)Korban Suwarti yang menderita luka bakar dan Rukayah (kanan) tetangga korban, yang rumahnya lolos dari amukan api. (Foto: Sumarno/Ketik.com)

Baca Juga:
UINSA Buka Pendaftaran Jalur UM-PTKIN 2026, Ini Jadwal dan Persyaratannya

"Kompor saya ada 4, yang menyala 1 di sisi selatan. Yang saya ganti LPG di sisi utara. Saya pikir letaknya kompor yang menyala jauh, kok menyambar. Api langsung membesar," ujar perempuan 57 tahun itu saat ditemui Ketik com di lokasi kejadian, belakang kampus UINSA itu 

Melihat kobaran api, Suwarti panik dan hanya terdiam. Akibatnya janda asal Trenggalek itu mengalami luka bakar di kedua tangan dan kaki kanannya.

Untung tetangganya segera menarik Suwarti keluar dari kepungan api. "Saat api membesar dengan cepat, saya bingung hanya diam. Kemudian ada yang menarik saya keluar," ujar korban yang akrab disapa Bu Slamet itu.

Foto Saka, mahasiswa Tarbiyah UINSA yang sempat tersetrum (kiri). (Foto: Sumarno/Ketik.com)Saka, mahasiswa Tarbiyah UINSA yang sempat tersetrum (kiri). (Foto: Sumarno/Ketik.com)

Baca Juga:
13 Profesor Bersaing Rebut Kursi Rektor UINSA! 4 di Antaranya Perempuan

Rumah non-permanen seluas 5x4 meter persegi itu yang juga difungsikan sebagai warung ludes terbakar. Tak ada barang yang di dalam rumah yang terselamatkan, seperti kulkas, hanphone dan uang. Sepeda motor Honda Vario warna putih miliknya lolos dari amukan api karena diparkir di depan rumahnya.

Kesigapan tetangga yang dikomando Ketua RT setempat Deni Ramadan patut mendapat acungan jempol. Sebelum 4 mobil pemadam kebakaran Kota Surabaya datang, mereka berjibaku memadamkan kobaran api dengan alat seadanya, seperti ember. Alhasil, kobaran api tak sampai merembet ke tetangga, rumah non-permanen milik Rukayah. "Saat kejadian, saya bekerja di kantin UINSA," ujarnya sembari bersyukur.

Penghuni kos di rumah nomor 66 E yang berdampingan dengan rumah korban, sempat panik ketika mendengar ada perempuan berteriak minta tolong. "Saya kira tadi ada maling makanya saya berusaha mencari tongkat," ujar Ilham, mahasiswa Fakultas Syariah UINSA itu.

Fawas, mahasiswa Fakultas Tarbiyah UINSA penghuni kos itu juga mengira ada maling. "Setelah tahu ada kebakaran, akhirnya ember saya keluarin semua untuk membantu memadamkan," ujarnya.

Kepanikan para mahasiswa bertambah karena sejumlah sepeda motor diparkir di samping dan depan rumah yang terbakar. Mereka pun berupaya menyelamatkan motornya masing-masing.

Foto Mahasiswa UINSA  Ilham (kiri), Fawas (2 dari kiri) dan teman-temannya membantu memadamkan kobaran api. (Foto: Sumarno/Ketik.com)Mahasiswa UINSA Ilham (kiri), Fawas (2 dari kiri) dan teman-temannya membantu yang memadamkan kobaran api. (Foto: Sumarno/Ketik.com)

Apesnya saat menyelamat sepeda motor, Saka mahasiswa Fakulras Tarbiyah itu terpental karena tersetrum kabel listrik yang terputus dari rumah tersebut. "Untung ada bapak-bapak yang menarik kabelnya sehingga dia selamat," ujar Ilham mahasiswa asal Palembang yang suka bersepeda motor bila pulang kampuang itu.

Saka korban tersetrum listrik sempat ditawari oleh petugas untuk diperiksa kesehatannya, namun mahasiswa semester 3 itu menolaknya. "Tidak usah, tidak apa-apa," ujar Saka sambil melambaikan tangan di lantai 2 kos-kosannya.

Sementara petugas Kesra dari Kelurahan Jemurwonosari, Kutik sempat menawarkan ke korban untuk pindah ke rumah susun. Namun, korban Suwarti tak mau karena pendapatan keseharian dari membuka warung di rumah tersebut.

"Ini sulit untuk mendapat bantuan renovasi rumah karena tanahnya sewa. Sama seperti kebakaran sebelumnya juga tanahnya sewa, akhirnya kita galang bantuan lewat donasi," ujar perempuan berhijab asal Jabon, Sidoarjo itu. (*)

Baca Sebelumnya

Puan Harap Pidato Prabowo di PBB Bawa Citra Positif Indonesia

Baca Selanjutnya

Jangan Sampai Kehabisan! Beras Murah Meriah di Surabaya, Mentan Amran Pastikan Rakyat Kebagian

Tags:

Uinsa mahasiswa Kesetrum Luka Bakar PMK Pemadam Kebakaran Kota Surabaya LPG Ganti LPG Rumah janda ludes

Berita lainnya oleh Samsul HM

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

12 April 2026 10:20

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

12 April 2026 06:45

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

8 April 2026 12:20

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

6 April 2026 18:14

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

5 April 2026 08:04

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

4 April 2026 17:00

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar