Catatan Pemilu 2024 Sidoarjo versi IRPD, Waspadai Modus-Modus Kecurangan Peserta Pilkada (4-habis)

Editor: Fathur Roziq

12 Mar 2024 06:15

Thumbnail Catatan Pemilu 2024 Sidoarjo versi IRPD, Waspadai Modus-Modus Kecurangan Peserta Pilkada (4-habis)
Founder IRPD Nanang Haromain menjadi narasumber kegiatan pembekalan teknis bagi penyelenggara Pemilu 2024 di Sidoarjo. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO Pilkada 2024 merupakan pertaruhan penting bagi masa depan demokrasi di Sidoarjo. Ini rekomendasi Nanang Haromain, Founder Institute of Research and Public Development (IRPD).

Pemilu yang berintegritas merupakan tuntutan demokrasi dan masa depan kehidupan bernegara. Untuk mewujudkannya, paling tidak, ada tiga aktor penting dalam penyelenggaraan pemilu. Mereka mesti menjadi inisiator dan berkomitmen menjaga integritasnya.

Pertama, penyelenggara pemilu. Lembaga KPU dan Bawaslu harus berkomitmen menguatkan integritasnya. Jika kontroversi dan masalah profesionalitas terulang lagi, itu akan menjadi bom waktu. Kepercayaan publik akan runtuh. Jika itu terjadi, sangat mungkin upaya membangun kepercayaan dan pelembagaan demokrasi akan kembali ke titik nadir.

Kedua, peserta pemilu juga wajib menjaga integritas pemilu. Praktik culas dan curang dalam penyelenggaraan pemilu dengan tujuan tunggal mendapatkan kekuasaan mesti dihentikan. Penegakan hukum juga mesti berjalan jika kecurangan pemilu dilakukan peserta pemilu.

Baca Juga:
DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

Sejauh ini, banyak potensi kecurangan yang dilakukan peserta pemilu. Tetapi, dalam Pilkada 2024, komitmen penegakan hukum pemilu sering melemah.

Dana bansos dan hibah merupakan sumber daya anggaran yang paling sering digunakan berkampanye di pilkada. Dua pos anggaran tersebut cenderung dialirkan hanya kepada basis-basis pemilih. Mereka yang condong kepada kubunya untuk kepentingan memengaruhi pemilih.

Modus lain yang biasa dilakukan adalah membuat atau menempelkan para calon pada program-program populis Pemda menjelang pilkada. Program populis biasanya berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan. Pelaksanaan cenderung mendadak. Tidak sesuai dengan rencana pembangunan daerah.

Program seperti itu sengaja disusun untuk memengaruhi warga agar memilih sesuai kepentingan kelompok tersebut. Karena itu, IRPD menilai perlu pengawasan dan investigasi terhadap para calon yang berpotensi menyalahgunakan APBD. Ini perlu. Demi menyelamatkan politik anggaran sehingga hanya disusun untuk dan di atas kepentingan rakyat.

Baca Juga:
Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Ketiga pemilih juga merupakan aktor vital untuk memastikan terwujudnya integritas pemilu. Konfigurasi pemilih di Pilkada 2024 didominasi pemilih berusia muda. Hampir 54  persen pemilih di Sidoarjo berusia 40 tahun ke bawah.

Besar harapan pemilih usia seperti itu kepada figur-figur yang melek informasi. Ada pendekatan dialog politik untuk bisa lebih rasional di dalam menjatuhkan pilihan. Oleh sebab itu, komitmen pemilih untuk tidak menjadi bagian dari kecurangan pemilu mesti terus diupayakan.

Tantangan Pilkada 2024 ini jauh lebih berat daripada pilkada sebelumnya, Pilkada 2020. Ada persoalan netralitas. Baik pihak penyelenggara pilkada maupun ASN. Selain itu, beban kerja penyelenggara yang berat, polarisasi masyarakat, money politics, serta problem keandalan SIREKAP. (habis)

 

Baca Sebelumnya

Catatan Pemilu 2024 Sidoarjo versi IRPD, Bawaslu Sidoarjo Punya PR tentang Netralitas Penyelenggara Negara (3)

Baca Selanjutnya

Rebut Suara Terbanyak, Alfian Kembali Lolos Kursi DPRD Jember

Tags:

pemilu 2024 Bawaslu Sidoarjo KPU Sidoarjo Pilpres 2024 sidoarjo Pilkada Sidoarjo 2024 KPU

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Anggota DPRD Sidoarjo Siap Bantu Pokir untuk SDN Sidokepung, Dinas Pendidikan Perbaiki 54 Sekolah Rp 47 M

18 April 2026 17:44

Anggota DPRD Sidoarjo Siap Bantu Pokir untuk SDN Sidokepung, Dinas Pendidikan Perbaiki 54 Sekolah Rp 47 M

Plafon SDN Sidokepung Ambrol, Bupati Subandi: Segera Perbaiki, Bisa Dibangun 2 Lantai Tahun 2027

18 April 2026 14:34

Plafon SDN Sidokepung Ambrol, Bupati Subandi: Segera Perbaiki, Bisa Dibangun 2 Lantai Tahun 2027

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

16 April 2026 12:01

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

16 April 2026 09:55

Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend