KETIK, BREBES – Fenomena yang terjadi di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes dalam sepekan ini menjadi perhatian bagi pihak terkait,diantaranya Camat Bantarkawung, Wartoid, S, IP, M.Si, melalui video yang diunggah pada akun medsos tiktok.
Camat Bantarkawung mengajak kepada seluruh warga Kecamatan Bantarkawung untuk memperkuat komunikasi dalam keluarga dan kepedulian antar sesama sebagai benteng menghadapi tekanan hidup.
Lebih lanjut, bahwa kehidupan tidak selalu mudah. Ada kalanya seseorang berada di atas, dan ada kalanya diuji dengan beban yang terasa berat, mulai dari masalah ekonomi, tekanan sosial, hingga persoalan dalam rumah tangga.
Di tengah himpitan hidup dan kesulitan ekonomi, banyak orang merasa sendirian. Menurutnya, beban terberat bukanlah semata persoalan uang atau pekerjaan, melainkan saat seseorang merasa tidak memiliki tempat untuk bercerita.
“Kurangnya komunikasi di dalam rumah, saat suami, istri, atau anak saling berdiam diri dan memendam masalahnya sendiri, bisa membuat rasa lelah berubah menjadi putus asa,” ujar Wartoid, dikutip Ketik.com pada Selasa, Selasa, 20 Oktober 2026.
Baca Juga:
FIA UB Hadirkan Mindfulness Corner, Jadi Upaya Preventif Atasi Permasalahan MahasiswaIa menegaskan, keputusan untuk menyerah atau mengakhiri hidup bukanlah solusi. Tindakan tersebut, lanjutnya, hanya akan meninggalkan luka dan duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Poin ajakan moral kepada masyarakat yang disampaikan Camat Bantarkawung:
Pertama, hidupkan kembali komunikasi di rumah. Sapalah anak-anak, dengarkan keluh kesah pasangan, dan jangan biarkan ada anggota keluarga yang merasa berjuang sendirian di dalam rumahnya sendiri. Dengarkan tanpa langsung menghakimi.
Kedua, perkuat kepedulian antar tetangga. Ia mengajak warga untuk saling tengok kanan dan kiri. Jika ada tetangga yang sedang kesulitan, sapa mereka dan berikan dukungan moral, karena kebaikan kecil dan kepedulian bisa menyelamatkan satu nyawa.
Baca Juga:
Gandeng Mahasiswa KKN Unikama, SDN Gunungsari Gelar Edukasi Anti-Bullying untuk Ciptakan Sekolah AmanKetiga, jangan ragu mencari bantuan. Bagi warga yang merasa beban hidupnya sudah terlalu berat, ia mengingatkan bahwa masih ada pihak yang siap membantu, seperti pemerintah desa, puskesmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan Kantor Kecamatan Bantarkawung.
“Kami di Kantor Kecamatan Bantarkawung siap mendengarkan dan membantu merangkul bapak ibu semuanya,” tegasnya.
Di akhir pesannya, Wartid mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menghadapi masalah sendirian. Menurutnya, tidak ada masalah yang tidak bisa dilewati jika dihadapi bersama-sama, dan selalu ada harapan bagi mereka yang saling menguatkan.
“Mari kita jaga Bantarkawung menjadi rumah yang aman, hangat, dan saling peduli untuk kita semua,” pungkasnya.(*)