KETIK, SURABAYA – Kejadian memilukan kembali datang dari para Jemaah Calon Haji (JCH). Mereka dikabarkan mengalami kecelakaan di tanah suci. Kejadian itu menimpa JCH rombongan kloter 2 Embarkasi Surabaya asal Probolinggo.

Kejadian nahas itu diketahui pada saat para JCH asal Probolinggo melakukan ziarah ke Jabal Magnet Madinah. Bus yang ditumpangi para JCH tiba-tiba dipotong kendaraan lain dari sisi kiri saat melaju.

Pergerakan secara tiba-tiba ini membuat sopir bus tidak sempat mengendalikan bus. Alhasil kecelakaan tidak dapat terhindari. Seluruh penumpang langsung mendapatkan perawatan.

Lima JCH dilaporkan mengalami luka ringan, mereka adalah D. Abdul Hamid, Soeharto, Inguyuniko, Siti Sugihartini, dan Situ Asiyah.

Kelima korban ini mendapatkan perawatan karena terkena serpihan kaca bus yang pecah akibat kecelakaan tersebut. Mereka sudah ditangani di klinik haji setempat.

Baca Juga:
Sebanyak 47.834 Jemaah Sudah Tiba di Tanah Suci

Selain lima orang, terdapat dua orang JCH yang sempat dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi untuk memastikan tidak ada luka dalam. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi keduanya stabil dan tidak ada cedera serius.

Kabar kecelakaan ini dibenarkan oleh Kepala Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, As'adul Anam. Ia menyampaikan rasa syukur karena pada insiden tersebut tidak ada korban jiwa.

"Kami bersyukur karena tidak ada korban jiwa dan tidak ada luka berat. Para jemaah sekarang sudah kembali ke pemondokan masing-masing," katanya saat ditemui di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Rabu, 29 April 2026.

Dengan kejadian ini, pihak PPIH mengingatkan kembali kepada para KBIH dan para JCH untuk lebih berhati-hati, terutama ketika melakukan perjalanan di luar agenda resmi.

Baca Juga:
Tinjau Makkah Route di Juanda, Menhaj Pastikan Jemaah Haji Tak Perlu Antre Imigrasi di Arab Saudi

"Kami berharap jika jemaah mengadakan ziarah tambahan, agar lebih berhati-hati dan tidak terlalu jauh. Karena waktu di Madinah relatif singkat dan sebaiknya difokuskan pada ibadah," jelasnya. (*)