KETIK, SLEMAN
– Terik matahari pagi tidak menyurutkan semangat ratusan warga yang memadati Kalurahan Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, pada Selasa 13 Oktober 2026.
Di tengah antusiasme masyarakat tersebut, Bupati Sleman Harda Kiswaya, secara resmi membuka pelaksanaan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 yang dihelat oleh Kodim 0732/Sleman.
Kehangatan tampak jelas di lokasi acara. Kepala Staf Korem (Kasrem) 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, SSos MHan hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sleman serta para tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran mereka disambut meriah oleh warga yang sudah berkumpul sejak pagi untuk menyaksikan dimulainya program pembangunan di kampungnya.
Berdiri di hadapan ratusan warga dan tamu undangan, Bupati Sleman menyampaikan apresiasi yang mendalam. Ia memuji dedikasi serta sinergi lintas sektor yang terjalin erat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Menurutnya, TMMD bukanlah sekadar agenda seremonial belaka. Program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dan TNI di tengah-tengah warga untuk mengakselerasi pembangunan perdesaan secara merata.
Baca Juga:
Lokasi Makodam XXVI/Mataram di Godean, Sleman, Didukung Lahan Cadangan 28 HektareDi sela-sela acara Bupati Harda Kiswaya menyempatkan diri berbincang mengenai pentingnya menjaga kolaborasi yang berkesinambungan ini.
"Oh, nggih, hari ini kami bersama-sama teman-teman dari Danrem, Kodim Sleman, dan Pemerintah Kabupaten, khususnya di Kalurahan Sukoharjo, mengadakan TMMD Sengkuyung Tahap IV," ujarnya sembari tersenyum.
Ia juga menekankan bahwa semangat kebersamaan ini harus terus dirawat oleh semua pihak.
"Harapannya, ya tentu ini bagian dari yang saya sampaikan tadi, percepatan pembangunan dan kolaborasi semua instansi, apalagi dengan rakyat. Ya, ini sesuatu yang harus terus kita kedepankan agar memaknai bahwasanya TNI dengan masyarakat harus bersatu," tegasnya mantap.
Suasana kian haru dan semarak ketika acara penyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada warga sekitar yang membutuhkan. Penyerahan bingkisan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial, gotong royong, serta rasa kekeluargaan yang saling menopang di tengah kehidupan sehari-hari warga Kalurahan Sukoharjo.
Suasana terlihat meriah tatkala para hadirin disuguhi pertunjukan seni tradisional Gedruk. Tarian khas dengan hentakan kaki yang bertenaga, bunyi klinting yang bergemerincing, serta balutan kostum yang gagah tidak hanya menghibur penonton.
Pertunjukan tersebut juga menegaskan komitmen bersama dalam melestarikan kekayaan seni dan budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi.
Usai upacara pembukaan, Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama SSos, MHan di dampingi Kasdim 0732/Sleman Mayor Cke Hermanto SIP beserta jajaran Forkopimda Sleman langsung beranjak menuju titik sasaran fisik TMMD.
Rombongan berjalan kaki meninjau langsung proses pengerjaan infrastruktur yang dikerjakan secara gotong royong antara prajurit TNI, Kepolisian, instansi pemerintah, dan warga masyarakat setempat.
Setibanya di lokasi proyek, Kasrem 072/Pmk memaparkan secara rinci bentuk fisik pembangunan yang sedang berjalan di hadapan awak media dan rombongan yang mendampingi.
"Hari ini kita baru saja melaksanakan pembukaan TMMD Sengkuyung ke-IV Tahun Anggaran 2026. Di belakang saya adalah proyek pembangunan cor blok dan talud. Untuk cor blok ini sepanjang 500 meter, lebar 6 meter, ketebalannya 12 cm. Untuk taludnya juga mengikuti di sampingnya," jelas Kolonel Inf Teguh Wiratama sambil menunjuk ke arah lokasi pengerjaan jalan.
Selain pengerjaan infrastruktur jalan dan talud penahan tanah, ia juga membeberkan adanya sasaran rehabilitasi rumah bagi warga yang kurang mampu di wilayah sekitar.
"Kemudian yang lain adalah pembangunan rehab dua rumah, rumah tidak layak huni, ada dua. Sudah disiapkan tempatnya, namun agak berjauhan sedikit dari tempat ini," tambahnya.
Melalui penyelenggaraan program TMMD ini, aksesibilitas transportasi dan tingkat kesejahteraan warga Sukoharjo, Ngaglik, diharapkan dapat meningkat secara signifikan.
Baca Juga:
Pemkab Sleman Serahkan Perbup Batas Kelurahan, Pertegas Kepastian Hukum dan Tertib AdministrasiDi samping itu, program ini juga diyakini mampu semakin memperkokoh tali silaturahmi, persatuan, serta kemanunggalan yang kuat antara TNI dan Rakyat di Kabupaten Sleman. (*)