KETIK, SIMEULUE – Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, menyambut kedatangan kontingen Pra PORA cabang olahraga pencak silat di Pelabuhan Kolok, Kabupaten Simeulue, Sabtu, 16 Mei 2026.

Penyambutan tersebut turut dihadiri Sekretaris IPHI Aceh Maszuwar ZM, para wasit, official, serta atlet dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh yang akan mengikuti ajang Pra PORA.

Para atlet Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tiba di Simeulue melalui jalur laut menggunakan armada Kapal Feri Aceh Hebat dalam dua tahap perjalanan.

Pada tahap pertama, kontingen datang menggunakan Kapal Feri Aceh Hebat 3 (AH3) melalui rute Aceh Singkil. Kontingen yang tiba pada tahap ini berasal dari Kota Subulussalam sebanyak 13 peserta, Kabupaten Aceh Singkil 13 peserta, dan Kabupaten Aceh Selatan 21 peserta.

Selanjutnya, pada tahap kedua, Bupati Simeulue kembali menyambut rombongan atlet yang tiba menggunakan Kapal Feri Aceh Hebat 1 (AH1) melalui jalur Calang.

Baca Juga:
Bupati Simeulue Resmi Buka FKP Rancangan Awal RKPD 2027

Kontingen tersebut terdiri atas Kabupaten Nagan Raya sebanyak 20 peserta, Kabupaten Aceh Barat 17 peserta, serta Kabupaten Aceh Barat Daya sebanyak 22 peserta.

Khusus penyambutan kontingen yang tiba melalui jalur AH3 via Aceh Singkil, kegiatan dipimpin Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Simeulue, Salmarita, didampingi Sekretaris KONI Simeulue Herlis Dianto dan Ketua IPSI Simeulue Isa Arsalam.

Dalam sambutannya, Bupati Mohammad Nasrun Mikaris mengucapkan selamat datang kepada seluruh atlet dan official yang hadir di Kabupaten Simeulue.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian Pra PORA dengan menjunjung tinggi sportivitas serta mempererat silaturahmi antardaerah di Aceh.

Baca Juga:
Tekad Soni Fonolia Usai Dilantik sebagai Kepala Desa Lantik Simeulue

“Selamat datang di Kabupaten Simeulue kepada seluruh kontingen atlet Pra PORA cabang Silat. Semoga selama berada di Simeulue merasa nyaman dan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan semoga seluruh kegiatan berjalan lancar, sukses, serta melahirkan atlet-atlet terbaik yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Nasrun.

Ajang Pra PORA cabang olahraga pencak silat ini tidak hanya menjadi tahapan seleksi menuju PORA Aceh, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat persatuan serta semangat persaudaraan antaratlet dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. (*)