KETIK, LEBAK – Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Nasional Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian RI, Senin 20 April 2026.
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dan diikuti oleh para kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Pertemuan ini difokuskan pada penyusunan langkah terpadu serta penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengantisipasi potensi kekeringan yang dapat berdampak pada sektor pertanian nasional.
Dalam kesempatan itu, Bupati Lebak, Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya, menyampaikan komitmen daerahnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Baca Juga:
Pemkab Lebak Percantik Wajah Kota, Billboard Beralih ke VideotronIa mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak telah mengusulkan percetakan lahan sawah baru seluas 217 hektare kepada Kementerian Pertanian.
“Ada 217 hektare percetakan lahan sawah baru yang kami usulkan. Lebak harus mampu berkontribusi besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Hasbi kepada wartawan.
Ia juga menyoroti arahan Menteri Pertanian agar setiap daerah dapat mengelola anggaran secara optimal dan tepat sasaran.
“Pak Menteri menegaskan bahwa anggaran harus dikelola dengan baik dan pelaksanaannya harus optimal. Apabila terdapat kendala di lapangan, daerah diminta tidak ragu untuk berkonsultasi dengan Kementerian Pertanian,” katanya.
Baca Juga:
Lebak Niaga Promosikan Beras Lokal di Pameran Seba Baduy 2026Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, menegaskan kesiapan daerah dalam menghadapi musim kemarau, termasuk potensi fenomena El Nino yang diprediksi terjadi mulai akhir April hingga Oktober 2026.
“Dalam rangka mendukung swasembada pangan berkelanjutan, Lebak siap menghadapi musim kemarau dengan mengoptimalkan sumber daya manusia serta pemanfaatan sarana prasarana seperti irigasi dan sistem perpompaan. Hal ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo,” ujar Rahmat.(*)