Bumiayu Esports Championship 2026, Dorong Lahirnya Atlet Esports Muda di Kota Malang

Jurnalis: Diva Oktavia Maulana
Editor: Fisca Tanjung

20 Apr 2026 16:09

Thumbnail Bumiayu Esports Championship 2026, Dorong Lahirnya Atlet Esports Muda di Kota Malang
Sejumlah peserta, panitia, dan tamu undangan berfoto bersama dalam gelaran Bumiayu Esports Championship (BEC) 2026 di Kantor Kelurahan Bumiayu, Kota Malang, Minggu, 19 April 2026. (Foto: Dok. ketik.com)

KETIK, MALANG – Bumiayu Esports Championship (BEC) 2026 menjadi ajang kompetisi bergengsi bagi para atlet esports muda di Kota Malang sekaligus bukti bahwa industri ini kian berkembang dan menjanjikan.

Turnamen yang digelar pada 18–19 April 2026 kemarin, diikuti oleh 16 tim dari berbagai wilayah di Kota Malang. Saat ini, kompetisi telah memasuki babak semifinal dengan menyisakan empat tim terbaik.

Puncak acara berlangsung pada Minggu, 19 April 2026 di Kantor Kelurahan Bumiayu, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Kedungkandang serta Lurah Bumiayu, dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-112 Kota Malang.

Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang esports. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet profesional yang dapat membawa nama baik Kota Malang ke tingkat yang lebih tinggi.

Baca Juga:
Suryadi, Motor Penggerak Pemuda Kota Malang dari Karang Taruna hingga E-Sport

Ketua Karang Taruna Kota Malang, Suryadi, S.Pd., M.M, menilai bahwa esports saat ini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar hiburan.

“Kita melihat fenomena esports hari ini bukan lagi sekadar hiburan. Ini sudah jadi bagian dari gaya hidup sekaligus peluang masa depan bagi anak muda,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seperti BEC 2026 menjadi bukti bahwa ruang bagi pengembangan potensi tersebut memang ada dan sangat dibutuhkan.

“Ini bukan sekadar event seremonial. Program seperti ini layak jadi contoh dan bisa direplikasi oleh Karang Taruna di wilayah lain,” lanjutnya.

Baca Juga:
Putra Wabup Sugeng Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Grobogan

Ia juga menyoroti bahwa industri esports kini telah menjadi sektor besar dengan potensi ekonomi yang signifikan. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci agar minat tersebut dapat berkembang menjadi profesi yang nyata.

Ke depan, esports diperkirakan akan terus tumbuh dan menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda, termasuk berkembang ke sektor konten kreator, streamer, hingga industri kreatif lainnya.

Dalam hal ini, Suryadi menekankan pentingnya peran Karang Taruna sebagai penggerak di tingkat lokal, mulai dari pendataan potensi pemuda hingga penyelenggaraan turnamen secara konsisten.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, ia menilai kolaborasi dengan berbagai pihak seperti sponsor, komunitas, dan pelaku usaha menjadi solusi agar kegiatan serupa tetap dapat berjalan.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai positif dalam esports, seperti sportivitas dan kedisiplinan, agar memberikan dampak yang konstruktif bagi generasi muda.

“Ini bukan cuma soal game, tapi bagaimana kita membaca peluang zaman dan berani mengambil peran,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Outfit Hari Kartini ala Helwa Bashel, Anggun dan Tetap Fleksibel untuk ke Kantor

Baca Selanjutnya

Waspada Kanker Serviks, Dinkes Kota Malang Temukan Puluhan Kasus di 2025

Tags:

#TurnamenEsports #SuryadiS.pdM.m #EsportsMalang Karangtaruna #Bumiayu Esports Championship #bec

Berita lainnya oleh Diva Oktavia Maulana

Pengangguran hingga Banjir Jadi Sorotan Suryadi, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang

18 April 2026 21:51

Pengangguran hingga Banjir Jadi Sorotan Suryadi, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang

Suryadi, Motor Penggerak Pemuda Kota Malang dari Karang Taruna hingga E-Sport

18 April 2026 15:02

Suryadi, Motor Penggerak Pemuda Kota Malang dari Karang Taruna hingga E-Sport

Ketok Palu Paripurna, DPRD Kota Malang Sahkan 3 Ranperda, Dorong Perwali Rampung 6 Bulan

14 April 2026 15:35

Ketok Palu Paripurna, DPRD Kota Malang Sahkan 3 Ranperda, Dorong Perwali Rampung 6 Bulan

Kasus Andrie Yunus Picu Aksi Mahasiswa di Malang, Dinilai Jadi Alarm Ancaman Demokrasi

10 April 2026 21:52

Kasus Andrie Yunus Picu Aksi Mahasiswa di Malang, Dinilai Jadi Alarm Ancaman Demokrasi

Anggota DPRD Kota Malang Asmualik Soroti Kesenjangan Kebutuhan Warga dan Program Pemerintah

10 April 2026 16:38

Anggota DPRD Kota Malang Asmualik Soroti Kesenjangan Kebutuhan Warga dan Program Pemerintah

Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

9 April 2026 21:58

Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend