Bulan K3 Nasional 2026, Petrokimia Gresik Raih Tiga Penghargaan

Kategori Implementasi K3 Baik Dalam Lingkungan Perusahaan

14 Januari 2026 19:15 14 Jan 2026 19:15

Thumbnail Bulan K3 Nasional 2026, Petrokimia Gresik Raih Tiga Penghargaan

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, Terima Penghargaan Implementasi K3 Baik Dalam Lingkup Perusahaan di Stadion Petrokimia Gresik, Rabu, 14 Januari 2026 (Foto: Daniel Andayawan/Ketik.com)

KETIK, GRESIK – Dalam Bulan K3 Nasional 2026, Petrokimia Gresik bersama dengan Gubernur Jawa Timur membuka Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) 2026 di Stadion Petrokimia Gresik, Kabupaten Gresik, Rabu (14/1/2026). Pada momen tersebut, Petrokimia Gresik menerima tiga penghargaan sekaligus dari Gubernur Khofifah atas implementasi K3 yang baik di lingkungan perusahaan.

Tiga penghargaan yang diraih Petrokimia Gresik yaitu atas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Kemudian penghargaan atas upaya dalam Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV/AIDS) di Tempat Kerja, serta penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan Tuberkulosis (P2TB) di Tempat Kerja.

Selain itu, dua entitas anak perusahaan Petrokimia Gresik juga mendapatkan penghargaan. Yaitu PT Petrokimia Kayaku mendapatkan penghargaan Zero Accident, dan PT Petrosida Gresik juga menerima penghargaan P2TB.

Dalam rangkaian apel tersebut, kegiatan juga diramaikan dengan simulasi K3 dari Petrokimia Gresik, penyerahan santunan dan beasiswa BPJS Ketenagakerjaan, serta area pameran dan edukasi K3 yang menampilkan praktik keselamatan kerja dan kesiapsiagaan industri sebagai upaya memperkuat budaya K3 secara kolaboratif.

Foto Jajaran Petinggi Petrokimia Gresik dan Anak Perusahaan Petrokimia Gresik Bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (Foto: Daniel Andayawan/Ketik.com)Jajaran Petinggi Petrokimia Gresik dan Anak Perusahaan Petrokimia Gresik Bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (Foto: Daniel Andayawan/Ketik.com)

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan terima kasih karena komitmen Petrokimia Gresik dan anak perusahaan dalam menerapkan aspek-aspek K3 di lingkungan perusahaan mendapatkan penghargaan langsung dari Gubernur Khofifah. 

Menurutnya, menerapkan K3 bagi Petrokimia Gresik bukan lagi sebatas kewajiban, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam mendukung kelancaran distribusi pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia, serta mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Penghargaan ini menegaskan komitmen Petrokimia Gresik untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan," ujar Daconi.

Ia menambahkan, Petrokimia Gresik merupakan objek vital nasional (obvitnas) yang tidak boleh terganggu operasionalnya. Petrokimia Gresik memiliki tanggung jawab besar memproduksi jutaan ton pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia tiap tahunnya. Karena itu, penerapan K3 dengan disiplin dan inovatif adalah keniscayaan.

Petrokimia Gresik yang lokasinya berdampingan dengan permukiman masyarakat harus terus menjaga keberlangsungan operasional perusahaan dengan berkolaborasi bersama masyarakat dan elemen penting karyawan, yaitu keluarga. Sehingga, stabilitas pangan Indonesia dapat terus terjaga.

"Selain masyarakat, Petrokimia Gresik juga melibatkan keluarga. Harapannya, karyawan sudah terbiasa menerapkan prinsip-prinsip K3 sejak di lingkungan terkecil mereka, yaitu keluarga," tandasnya.

Sementara itu, Gubernur JawaTimur, Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memiliki peran strategis untuk memastikan sistem K3 berjalan dengan efektif, berkelanjutan, dan berbudaya di seluruh wilayah Jawa Timur.

Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui regulasi dan pengawasan, tetapi juga melalui pembinaan, pendampingan, serta pemberian apresiasi kepada pihak-pihak yang berkomitmen tinggi terhadap penerapan K3, termasuk Petrokimia Gresik yang mendapatkan penghargaan SMK3.

“Salah satu bentuk nyata peran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat dilihat dari jumlah perusahaan yang menerima penghargaan K3 di Jawa Timur pada tahun 2026, yaitu sebanyak 717 penerima penghargaan," jelasnya.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi seluruh dunia usaha di Jawa Timur untuk terus meningkatkan komitmen dalam penerapan K3, sehingga tercipta tempat kerja yang aman, sehat, produktif, dan berdaya saing.

"K3 bukan sekadar kewajiban regulatif. K3 adalah nilai. Nilai bahwa setiap pekerja berhak pulang dengan selamat. Nilai bahwa produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan. Nilai bahwa ini adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita jadikan Bulan K3 Nasional ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, memperbaiki sistem, dan membangun budaya kerja yang aman dan sehat di seluruh Indonesia," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

gresik Petrokimia Gresik Bulan K3 Nasional 2026 Penghargaan K3