Bukti Gen-Z Tidak Lemah! Dewi Ariyanti Jadi Dosen Universitas Brawijaya di Usia 23 Tahun

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: M. Rifat

7 Des 2024 15:23

Headline

Thumbnail Bukti Gen-Z Tidak Lemah! Dewi Ariyanti Jadi Dosen Universitas Brawijaya di Usia 23 Tahun
Dewi Ariyanti Soffi yang menjadi Dosen UB saat usia 23 tahun. (Foto: Dewi Ariyanti Soffi)

KETIK, MALANG – Dewi Ariyanti Soffi menjadi salah satu anak muda yang mencoba membongkar stigma masyarakat tentang Gen-Z yang dianggap lemah.

Dewi berhasil menembus dunia akademik sebagai Dosen Mata Kuliah Umum, yakni Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Brawijaya (UB) pada tahun 2023 saat usianya masih 23 tahun.

Perempuan kelahiran Lumajang, 5 Maret 2000 ini sempat mengikuti program fast track di UB. Untuk pendidikan S-1, Dewi mengambil Prodi Antropologi pada 2017, dan saat masih semester 7, ia diterima pada Magister di Sosiologi.

"S-2 lulus tahun 2022 tapi enggak langsung menjadi dosen karena awalnya kerja di CPDS, di bidang riset dan jadi guru riset juga di MAN 2 Kota Malang. Dari situ ada pegangan bahwa mengajar itu harus punya ketelatenan, kesabaran, dan terstruktur," ujarnya, Sabtu 7 Desember 2024.

Baca Juga:
Kisah Inspiratif Zachcaria, Siswa SMKN 4 Malang Juara LKS Jatim dan Lolos UB

Saat ada pembukaan pendaftaran dosen di UB, Dewi meminta pertimbangan dari orang tuanya. Saat mendapatkan restu, Dewi akhirnya mengikuti serangkaian seleksi dan berhasil mengalahkan ratusan pesaingnya.

"Awalnya merasa bukan bidangnya, tapi saat masuk ternyata masih nyambung dengan keilmuan dengan yang dipelajari di kuliah khususnya filsafat. Akhirnya berhasil jadi dosen di usia 23 tahun dan tertantang karena harus beradaptasi," lanjutnya.

Foto Dewi saat bersama para mahasiswanya. (Foto: Dewi Ariyanti Soffi)Dewi saat bersama para mahasiswanya. (Foto: Dewi Ariyanti Soffi)

Bukan tanpa kendala, Dewi tak jarang menjumpai gurauan yang menyudutkan dirinya sebab menjadi dosen di usia yang cukup muda. Namun, Dewi memiliki mekanisme pertahanan diri yang kuat sehingga tidak mudah terdistraksi dengan omongan tersebut.

Baca Juga:
Semarak HUT ke-34, Kombel SMAGONTA Ceria Gelar Workshop AI Generatif untuk Transformasi Pembelajaran

"Meskipun masih muda kita harus bisa berkompetisi dengan mereka yang sudah berumur. Bukan berarti yang masih muda dianggap remeh. Apalagi Gen-Z sekarang kan over stigma, dianggap generasi, lemah, pengen instan," tegasnya.

Menurutnya, menjadi dosen dengan usia muda memudahkannya untuk bersosialisasi dan semakin dekat dengan mahasiswa. Bahkan, Dewi tak hanya menjadi seorang pengajar bagi para mahasiswa, namun menjadi motivasi untuk meraih kesuksesan di masa muda.

Kedekatannya dengan mahasiswa juga membuatnya memahami cara mengajar yang efektif tanpa terpaku pada teori. Dewi sering mengaitkan teori dengan tren-tren saat ini, mulai dari film maupun isu yang tengah ramai diperbincangkan mahasiswa.

"Aku juga banyak beradaptasi apalagi saat awal mengajar suka deg-degan dan tremor hingga ngomongnya cepat. Sempat diprotes mahasiswa akhirnya harus belajar lagi, terlebih mereka sekarang tingkat kekritisannya tinggi," jelas perempuan yang tergabung sebagai Duta Damai itu.

Dewi mengaku masih memiliki sejumlah cita-cita yang ingin ia raih. Di antaranya menjadi dosen tetap sesuai bidang keilmuannya, hingga lanjut studi S-3 dan menjadi Guru Besar. Untuk meraih impian tersebut, ia yakin bahwa konsisten menjadi kunci utama.

"Tidak apa-apa capek, tapi tetap harus kembali lagi dan bertanggung jawab dengan yang sudah diperbuat. Juga tidak terdistraksi dengan omongan orang karena kita hidup di dunia gak cuma sendirian, harus tahu kemampuan dan batas diri," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Big Match Derby Jatim! Ini Susunan Pemain Persebaya vs Arema FC

Baca Selanjutnya

Meriah, 32 Tim se Malang Raya Ikuti Kanjuruhan Drumband Competition Digelar Kodim 0818

Tags:

Dosen Muda Universitas Brawijaya Dewi Ariyanti Soffi Dosen Gen-Z Gen Z

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H