KETIK, PACITAN – Penanganan kasus anggota Satlantas Polres Pacitan, Aipda Rudi, terkait tewasnya pengendara asal Brebes, Jawa Tengah, kini berada di bawah kewenangan Propam Polda Jawa Timur.
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar mengatakan, pihaknya tidak lagi memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan lebih lanjut terkait perkara tersebut.
“Silakan berkoordinasi dengan Polda Jatim karena saat ini yang menangani adalah pihak Polda Jatim,” ujarnya saat dikonfirmasi Ketik.com, Selasa, 31 Maret 2026.
Ia menyampaikan, hingga kini pihaknya masih menunggu perkembangan proses hukum yang tengah berjalan di tingkat polda.
“Kewenangan terkait penanganan Aipda Rudi ada di Polda Jatim dan dalam prosesnya masih berjalan,” katanya.
Baca Juga:
Gagarin: Jangan Sampai Program MBG di Pacitan Justru Untungkan Daerah LainKasus ini bermula dari peristiwa pengejaran terhadap pengendara motor asal Brebes, Diva Tri Herianto, yang berujung maut.
Korban diketahui diduga melakukan pelanggaran lalu lintas sebelum akhirnya dikejar oleh Aipda Rudi.
Dalam proses pengejaran tersebut, sepeda motor yang dikendarai korban menabrak tiang.
Akibat benturan itu, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca Juga:
Polres Kediri Kota Ringkus Spesialis Pecah Kaca Mobil Lintas Daerah, Sudah Beraksi di 13 TKPPasca peristiwa, Aipda Rudi diamankan dan kini ditahan di Polda Jatim untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Di sisi lain, persoalan ini sempat mengarah pada penyelesaian secara kekeluargaan.
Keluarga korban dan pihak Aipda Rudi dipertemukan dalam pertemuan tertutup pada Jumat, 27 Maret 2026.
Dalam pertemuan tersebut, istri Aipda Rudi bersama sejumlah personel Satlantas Polres Pacitan menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban.
Permintaan tersebut diterima oleh pihak keluarga.
Kesepakatan damai kemudian dituangkan dalam dokumen tertulis di atas materai.
Pertemuan berlangsung haru, ditandai dengan saling berjabat tangan dan berpelukan.
Sementara itu, jenazah Diva Tri Herianto telah dimakamkan di pemakaman umum Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, sehari setelah kejadian.(*)