Budiman Safi: Nestapa Warga Obi, Terpuruk di Tanah Merdeka

Jurnalis: Mursal Bahtiar
Editor: Marno

18 Agt 2023 14:39

Thumbnail Budiman Safi: Nestapa Warga Obi, Terpuruk di Tanah Merdeka
Jalan di pulau Obi yang sementara masih di kerjakan. (Foto Budiman/Ketik.co.id)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Meski debu dan kerikil memenuhi badan jalan di Pulau Obi Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, semangat merayakan HUT ke-78 kemerdekaan Republik Indonesia tetap berjalan penuh riang sebagai wujud kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Dengan kandungan alamnya nama Pulau Obi melangit bukan saja di dalam negeri, tapi mendunia dengan munculnya beberapa perusahan tambang yang mengelola nikel hingga saat ini.

Berbeda dengan sumber daya alamnya sebagian besar warga Pulau Obi masih jauh dari kata sejahterah.

Fakta ini dikemukakan Ketua Pemuda Pancasil Obi Budiman Safi dalam rilisnya pada Jumat (18/8/2023) Budi mengatakan, momentum 17 Agusutus merupakan kesempatan untuk menyuarakan suara kemerdekaan. Ia menganggap Pulau Obi belum mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.

Baca Juga:
Kadin Dukung Penanaman Kedelai oleh Pramuka dan HKTI, Dorong Kedaulatan Pangan Nasional

"Dengan momentum hari kemerdekaan republik Indonesia Pulau Obi tidak menjadi perhatian serius terkait pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, akses masyarakat yang rusak, berdebu, proyek pekerjaan jalan propinsi yang bermasalah," ujarnya.

Menurutnya tidak kalah penting adalah rencana relokasi Desa Kawasi yang menjadi yang program pemerintah daerah dan DPRD Halmahera Selatan yang terkesan tertutup ke publik.

Budi sebagai warga Obi mengaku bersedih melihat Pulau Obi. "Warga Obi ini nestapa, seperti terpuruk di tanah merdeka" katanya

Atas dasar anggapan ketidaktransparansinya DPRD Halamhera Selatan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tersebut Budi menyeru akan menaikan bendera setengah tiang bersama warga Pulau Obi sebagai bentuk protes.

Baca Juga:
Fahri Hamzah Ungkap Ritme dan Strategi Prabowo Tingkatkan Kinerja Kabinet

Foto Budiman Safi bersama Imam Tua Desa Kawasi (Foto Budiman)Budiman Safi bersama Imam Tua Desa Kawasi (Foto Budiman)

"Masyarakat Obi akan menaikan Bendera Merah Putih setengah tiang di Pulau Obi, lantaran disahkannya Ranperda oleh DPRD Halsel, yang tidak melibatkan masyarakat," tegas Budi.

Soal relokasi warga Desa Kawasi, Budi bertemu dengan tokoh agama desa setempat  yang merupakan Imam Tua Masjid Desa Kawasi Dahmat Talaga. Dalam pertemuannya, Budi sampaikan pernyataan dari Dahmat Talaga.

"Torang (kami) tidak akan pindah di Ekovilige sana. Torang tidak mau pindah sebab Desa Kawasi adalah desa tertua dan desa bersejarah di Pulau Obi,"ujarnya.

Terkait isu yang mengatakan sudah 70 % masyarakat Kawasi ingin direlokasi itu tidak benar. "Sebaliknya baru beberapa orang saja termasuk keluarga Kapala desa," ungkap Imam Tua Masjid Desa Kawasi. (*)

Baca Sebelumnya

Rektorat Uinsa Panggil Orang Tua Mahasiswa, Buntut Kritik Pedas Penyelanggaraan PBAK

Baca Selanjutnya

RSSA Malang Tiga Kali Pecahkan Rekor MURI, Ini Daftarnya

Tags:

Nestapa Warga Obi relokasi warga kawaasi jalan di penuhi debu semangat merayakan kemerdekaan

Berita lainnya oleh Mursal Bahtiar

Raker Perdana PWI Halsel Tegaskan Satu Arah: Solid, Etis, Profesional

18 April 2026 21:53

Raker Perdana PWI Halsel Tegaskan Satu Arah: Solid, Etis, Profesional

KNPI Halsel: Polemik Lahan Soligi Sudah Tuntas

18 April 2026 16:58

KNPI Halsel: Polemik Lahan Soligi Sudah Tuntas

Polres Halmahera Selatan Tak Kendur Tangani Tambang Ilegal

16 April 2026 17:43

Polres Halmahera Selatan Tak Kendur Tangani Tambang Ilegal

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

14 April 2026 09:50

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

14 April 2026 06:53

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

13 April 2026 19:02

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend