BPKH Bongkar Skema Dana Haji, Gus An'im: Biaya Turun, Dampak Konflik Timur Tengah Ditutup APBN

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

18 Apr 2026 14:32

Thumbnail BPKH Bongkar Skema Dana Haji, Gus An'im: Biaya Turun, Dampak Konflik Timur Tengah Ditutup APBN
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, An'im Falachuddin Mahrus (tengah), Sabtu 18 April 2026. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Di tengah riuh dinamika global dan bayang-bayang konflik Timur Tengah, isu biaya haji kembali jadi perhatian. Namun di balik itu, ada mekanisme besar yang bekerja diam-diam menjaga agar beban jamaah tetap ringan.

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, An'im Falachuddin Mahrus, membeberkan bagaimana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas biaya haji.

Hal itu disampaikan dalam diseminasi strategi pengelolaan dan pengawasan keuangan haji serta BPIH 1447 H yang digelar di Hotel Santika, Sabtu 18 April 2026, di hadapan puluhan peserta.

Menurutnya, transparansi menjadi kunci utama. Masyarakat, kata dia, tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pengelolaan dana haji.

Baca Juga:
Rupiah Tembus Rekor Terendah Sepanjang Sejarah di Level Rp17.135 per Dolar AS

“Masyarakat harus tahu apa saja yang dikelola oleh BPKH. Ini penting agar ada kepercayaan dan pengawasan bersama,” tegasnya.

Ia menjelaskan, salah satu komponen yang kini berada di bawah pengelolaan BPKH adalah dana sosial atau CSR, yang dulunya dikenal sebagai dana abadi umat di Kementerian Agama.

“Sekarang pengelolaannya sudah di BPKH, termasuk dana sosial yang dulu dikelola Kementerian Agama,” ujarnya.

Lebih jauh, Gus An’im mengungkap fakta menarik soal biaya haji yang kini terasa lebih ringan dibandingkan masa lalu.

“Dulu jamaah bisa membayar sekitar Rp90 juta. Sekarang cukup Rp60 juta, sisanya disubsidi melalui pengelolaan dana oleh BPKH,” ungkapnya.

Namun tantangan tidak berhenti di sana. Konflik di kawasan Timur Tengah ikut mengguncang biaya operasional, terutama pada sektor avtur yang melonjak tajam.

“Kenaikan avtur ini dampak langsung dari konflik. Tapi pemerintah mengambil langkah strategis dengan menutup selisihnya lewat APBN,” jelasnya.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut menjadi tameng agar jamaah tidak terbebani biaya tambahan.

“Tidak dibebankan ke jamaah, tidak juga ke BPKH. Ini murni intervensi pemerintah,” tambahnya.

Meski ada tekanan global, kuota jamaah disebut tetap aman. “Kuota tidak terlalu terdampak. Yang terasa hanya di sisi biaya avtur,” katanya.

Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas BPKH, Yogashwara Vidyan, memastikan bahwa aspek keamanan juga menjadi perhatian serius, terutama terkait jalur penerbangan.

“Beberapa rute yang sebelumnya transit, sekarang diupayakan langsung. Ini karena ada bandara yang terdampak serangan drone,” ungkapnya.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk memastikan perjalanan ibadah tetap aman dan nyaman.

“Kami terus berkoordinasi agar jamaah berada dalam zona aman selama perjalanan hingga pelaksanaan ibadah,” tandasnya.

Di tengah ketidakpastian global, skema pengelolaan dana haji dan intervensi pemerintah menjadi penyangga penting agar niat suci ke Tanah Haram tidak berubah menjadi beban yang memberatkan.(*)

Baca Sebelumnya

Truk Tractor Head Tabrak Pohon di Tarub Tegal, Sopir Selamat

Baca Selanjutnya

Sleman Jadi Tuan Rumah MTQ DIY 2026, Wagub: Momentum Cetak Generasi Qurani Berdaya Saing

Tags:

#GusAn'im #SkemaDanaHaji #KonflikTimurTengah

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

BPKH Bongkar Skema Dana Haji, Gus An'im: Biaya Turun, Dampak Konflik Timur Tengah Ditutup APBN

18 April 2026 14:32

BPKH Bongkar Skema Dana Haji, Gus An'im: Biaya Turun, Dampak Konflik Timur Tengah Ditutup APBN

Percasi Kota Blitar Tetap Bergerak di Tengah Mandeknya Dana Pembinaan

18 April 2026 14:27

Percasi Kota Blitar Tetap Bergerak di Tengah Mandeknya Dana Pembinaan

PKK Rejotangan Dorong Penguatan Keluarga, Respons Lonjakan Perceraian di Tulungagung

18 April 2026 10:00

PKK Rejotangan Dorong Penguatan Keluarga, Respons Lonjakan Perceraian di Tulungagung

SPPG Gaprang Blitar Mulai Beroperasi, Sasar 1.325 Anak dalam Program Makan Bergizi Gratis

17 April 2026 11:00

SPPG Gaprang Blitar Mulai Beroperasi, Sasar 1.325 Anak dalam Program Makan Bergizi Gratis

Eks Wabup Blitar Jadi Korban Skema Investasi Bodong, Pelaku Resmi DPO

17 April 2026 10:40

Eks Wabup Blitar Jadi Korban Skema Investasi Bodong, Pelaku Resmi DPO

Sinergi Desa dan Petani, Sragi Talun Blitar Perkuat Ketahanan Pangan dari Akar Rumput

16 April 2026 16:37

Sinergi Desa dan Petani, Sragi Talun Blitar Perkuat Ketahanan Pangan dari Akar Rumput

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H