KETIK, BATU – Sebanyak 108 lokasi kejadian di Kota Batu telah menjalani asesmen dalam program Stimulan Rehabilitasi dan Rekonstruksi sejak 1 Januari hingga 21 September 2026.
Dari hasil pendataan tersebut, dukungan penanganan diberikan kepada puluhan lokasi melalui BPBD Kota Batu dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
“Sejak 1 Januari hingga 21 September 2026, tercatat 108 lokasi kejadian yang telah dilakukan asesmen oleh Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Batu,” ujar Suwoko, Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, pada Selasa, 22 September 2026.
Berdasarkan hasil asesmen tersebut, sebanyak 27 lokasi memperoleh dukungan dari BPBD Kota Batu. Jumlah yang sama, yakni 27 lokasi, mendapatkan dukungan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Sementara itu, enam lokasi lainnya melaksanakan proses rehabilitasi secara mandiri.
Dukungan stimulan yang diberikan berupa sejumlah material konstruksi dasar untuk menunjang proses rehabilitasi. Material tersebut meliputi batu kali, batu koral, pasir, semen, besi, dan tanah urugan.
Baca Juga:
1,4 Hektare Hutan Pinus Terbakar Karena Kelalaian, Ini Pesan Tegas BPBD Kota Batu“Selain dukungan material konstruksi dasar, dukungan makan dan minum juga diberikan sebagai bagian dari kolaborasi bersama masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi,” imbuhnya.
Pelaksanaan dukungan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan aparatur setempat. Kolaborasi bersama masyarakat menjadi bagian dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pada lokasi yang mendapatkan penanganan.
Secara teknis, asesmen pascabencana dilakukan untuk memperoleh data mengenai kondisi lokasi terdampak. Proses tersebut mencakup pendataan, identifikasi kerusakan dan kebutuhan, analisis kondisi terdampak, hingga perumusan bentuk intervensi yang sesuai.
“Upaya tersebut diarahkan untuk memulihkan fungsi sarana dan prasarana terdampak, mendukung pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, serta membangun kembali kondisi yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan,” tutur Suwoko.
Baca Juga:
Kerek Ekonomi Petani, Pemkot Batu Integrasikan Hasil Panen ke Program MBGProgram rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut diarahkan untuk memulihkan kembali fungsi sarana dan prasarana yang terdampak.
Selain itu, penanganan juga ditujukan untuk mendukung pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat serta membangun kondisi yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan.(*)