KETIK, MAMUJU – Keberhasilan membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas daerah membuat jajaran Polresta Mamuju diganjar penghargaan langsung dari Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar), Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta.
Penghargaan itu diberikan dalam upacara di Lapangan Tribrata Mapolda Sulbar, Jumat, 6 Maret 2026.
Penghargaan tersebut diberikan kepada 12 personel yang terlibat dalam pengungkapan kasus curanmor berskala besar yang selama ini meresahkan masyarakat.
Tim yang dipimpin Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi bersama Kasat Reskrim AKP Agustinus Pigay berhasil mengungkap jaringan curanmor dengan mengamankan 15 unit sepeda motor dari 15 tempat kejadian perkara berbeda.
Tak hanya itu, pengejaran terhadap pelaku bahkan menembus hingga ke ujung Sulawesi Utara (Sulut) sebelum akhirnya pelaku berhasil diringkus.
Kapolda Sulbar menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bukti kerja keras dan dedikasi anggota kepolisian di lapangan.
“Rekan-rekan sekalian adalah anggota saya, dan saya tidak akan pernah membeda-bedakan. Ketika rekan-rekan menunjukkan prestasi serta kinerja yang baik, maka saya akan memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras tersebut,” ujar Kapolda, Sabtu, 7 Maret 2026.
Menurutnya, keberhasilan mengungkap kasus tersebut bukan perkara mudah. Terlebih pengejaran terhadap pelaku harus dilakukan hingga lintas provinsi.
Ia pun memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polresta Mamuju yang dinilai mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui pengungkapan kasus tersebut.
“Hal-hal seperti ini merupakan capaian yang sangat baik dan patut dibanggakan, sehingga saya memberikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya,” katanya.
Kapolda juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta Wakapolda, Irwasda, serta Karo SDM untuk melakukan penilaian lanjutan terhadap para personel yang berprestasi tersebut.
Penilaian ini dilakukan agar mereka berpeluang mendapatkan penghargaan yang lebih tinggi sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi mereka.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk Polresta Mamuju saja. Rekan-rekan yang memiliki kemauan untuk berprestasi juga memiliki kesempatan yang sama,” tegasnya.
Kapolda menambahkan bahwa penghargaan yang diberikan bukan sekadar piagam, tetapi juga menjadi nilai tambah bagi anggota dalam karier kepolisian, termasuk saat mengikuti seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) maupun pendidikan pengembangan lainnya.
Ia pun mengingatkan para personel agar menjaga nama baik penghargaan yang telah diterima.
“Jagalah nama baik penghargaan yang telah diterima. Jangan sampai prestasi yang sudah diraih tercoreng oleh pelanggaran yang merugikan diri sendiri dan institusi,” pesannya.
Kapolda menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa seluruh anggota kepolisian adalah bagian yang ia banggakan.
“Yang baik akan saya katakan baik dan yang buruk tetap akan saya katakan buruk. Bekerjalah dengan ikhlas, karena dengan keikhlasan dalam melaksanakan tugas, insya Allah kebaikan dan keberkahan akan selalu menyertai langkah kita,” tutupnya.(*)
