KETIK, TUBAN – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban menerima kunjungan 50 siswa-siswi MTS Al Hasaniyyah Senori, Tuban, pada Kamis, 11 Desember 2025.
Kegiatan edukatif yang berlangsung di Ruang Rapat BNNK Tuban ini bertujuan memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai bahaya narkoba, bahaya rokok, serta pengenalan tugas dan fungsi BNN kepada generasi muda.
Dalam sesi pemaparan, tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Tuban menjelaskan berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika, dampak kesehatan dan sosial, serta ancaman hukum yang dapat timbul.
Siswa juga diberikan edukasi mengenai bahaya rokok, baik rokok konvensional maupun rokok elektrik, yang kini banyak disalahgunakan oleh kalangan remaja.
Salah satu fokus utama sosialisasi adalah pengenalan pendekatan Stop Narkoba melalui program Aksi Nasional Anti Narkotika (Ananda) Dimulai dari Anak, sebuah gerakan edukasi dini yang mendorong keterlibatan aktif pelajar dalam menjaga diri, lingkungan sekolah, dan keluarga dari bahaya narkoba.
Baca Juga:
Beredar Grup WhatsApp Pembelian Seragam, Dugaan Pengarahan di SMKN 1 Doko Blitar MencuatProgram ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba), di mana generasi muda didorong untuk menjadi agen perubahan yang berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
Ketua Tim P2M BNNK Tuban, Hetty Nurwiyanti menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah berkomitmen memberikan pendidikan pencegahan sejak dini.
“Terima kasih atas kunjungannya bapak ibu guru dan siswa/siswi. Semoga kegiatan ini menambah wawasan adik-adik tentang BNN dan semakin meneguhkan komitmen untuk tidak mencoba narkoba,” ujarnya.
Para siswa tampak antusias mengikuti sesi diskusi, terutama mengenai bagaimana BNN melakukan pencegahan, penegakan hukum, serta pelayanan rehabilitasi bagi masyarakat.
Baca Juga:
Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, Disdik Lebak Ajak Orang Tua Bangun Kedekatan Sejak DiniKegiatan ditutup dengan pesan motivasi agar para pelajar terus menjadi contoh positif dalam lingkungan sekolah, menjauhi rokok dan narkoba, serta mendukung terciptanya generasi yang sehat, produktif, dan siap mewujudkan Indonesia Bersinar.(*)