KETIK, LEBAK – Menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar pada Senin, 13 Juli 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak mengajak para ayah untuk mengantar putra-putrinya pada hari pertama masuk sekolah melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Gerakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran keluarga dalam mendukung pendidikan sekaligus membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan, mengatakan seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Lebak, mulai dari jenjang PAUD, SD hingga SMP, akan memulai kegiatan belajar mengajar pada Senin, 13 Juli 2026.
Oleh karena itu, ia mengajak para orang tua, khususnya para ayah, untuk meluangkan waktu mengantar anak ke sekolah pada hari pertama.
"Besok, Senin 13 Juli 2026, seluruh sekolah di Kabupaten Lebak sudah mulai masuk untuk mengawali Tahun Ajaran 2026/2027. Kami mengajak seluruh ayah agar dapat mengantar putra-putrinya ke sekolah. Kehadiran ayah bukan sekadar mengantar, tetapi menjadi simbol kasih sayang, perhatian, dan dukungan moral yang akan membangun rasa percaya diri anak dalam memulai tahun ajaran baru," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan, kepada wartawan, Minggu 12 Juli 2026.
Menurut Doddy, pendidikan yang berkualitas tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif keluarga, terutama kedua orang tua. Kehadiran ayah di lingkungan sekolah dapat memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan suasana belajar yang positif.
"Kami meyakini bahwa investasi terbaik bagi masa depan anak dimulai dari perhatian dan pendampingan orang tua. Kehadiran ayah hari ini adalah investasi masa depan anak. Anak akan merasa lebih percaya diri, lebih nyaman, dan termotivasi ketika mengetahui bahwa orang tuanya hadir mendukung perjalanan pendidikannya," ujarnya.
Ia berharap gerakan tersebut tidak berhenti pada hari pertama sekolah, melainkan menjadi awal meningkatnya partisipasi orang tua dalam setiap proses pendidikan anak, baik di rumah maupun di sekolah.
"Momentum ini kami harapkan menjadi budaya positif. Peran ayah hendaknya tidak hanya hadir pada hari pertama sekolah, tetapi terus terlibat dalam mendampingi belajar, membangun karakter, dan menjadi teladan bagi anak-anak. Pendidikan yang sukses lahir dari kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat," tutur Doddy.
Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk menyambut hari pertama sekolah dengan suasana yang ramah, aman, dan menyenangkan bagi peserta didik baru maupun peserta didik lama. Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, tercipta semangat baru dalam membangun kolaborasi antara sekolah dan keluarga demi mewujudkan generasi Kabupaten Lebak yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.(*)
.png)