Beri Pemahaman Soal Analisis Kebijakan Publik, Malang Institute dan DPRD Gelar Pelatihan

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

12 Jan 2025 16:00

Thumbnail Beri Pemahaman Soal Analisis Kebijakan Publik, Malang Institute dan DPRD Gelar Pelatihan
Suasana pelatihan Analisis Kebijakan Publik digelar Malang Institute dan DPRD yanh menghadirkan pemateri dari USAID. (Foto: DPRD Kota Malang)

KETIK, MALANG – Pelatihan Analisis Kebijakan Publik dilakukan Malang Institute besama Komisi C DPRD Kota Malang, Sabtu, 11 Januari 2025. Pelatihan digelar di gedung dewan ini menghadirkan pemateri dari Coordinator USAID ERAT of East Java M Iksan.

Pelaku ini diikuti dari berbagai kalangan akademisi, praktisi, pemerhati kebijakan dan mahasiswa dari berbagai kampus. Hadir pada kesempatan itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang M Anas Muttaqin. 

Turut hadir Direktur Malang Institute, Muhammad Ali Yafi. Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Anas Muttaqin menjelaskan maksud serta tujuan dilaksanakannya pelatihan ini.

"Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai transformasi kebijakan publik. Khususnya dalam konteks digitalisasi dan meningkatkan kemampuan analisis kebijakan di kalangan mahasiswa, praktisi dan pemerhati kebijakan publik di Malang Raya," ujarnya.

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Lebih lanjut ia mengatakan, melalui pelatihan ini diharapkan para peserta dapat mengetahui informasi dan pengetahuan mengenai tranformasi kebijakan publik.

"Peserta juga diajak untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait implementasi kebijakan publik di Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," kata Politisi PKB ini.

Dalam sambutanya Muhamad Ali Yafi Direktur Malang Institute menyampaikan, bahwa pelatihan merupakan bagian dari salah satu upaya partisipasi masyarakat. Terutama dalam  meningkatkan kemampuan analisis kebijakan publik bagi berbagai elemen masyarakat.

"Agar kedepannya mereka dapat berkontribusi bagi proses-proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Malang Raya. Khususnya Kota Malang di era percepatan transformasi digital yang semakin kompleks," kata pria yang juga merupakan kandidat doktor Universitas Brawijaya ini.

Baca Juga:
Ketok Palu Paripurna, DPRD Kota Malang Sahkan 3 Ranperda, Dorong Perwali Rampung 6 Bulan

Sementara itu, M Iksan sebagai Narasumber sekaligus sebagai Fasilitator Utama USAID, disela-sela pelatihan mengatakan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk menjadi analis kebijakan yang kompeten. 

Menurutnya, pengaduan publik bukan hanya sekadar keluhan, tetapi juga merupakan sumber informasi berharga untuk formulasi kebijakan menjadi lebih baik.

“Pengaduan publik harus dilihat sebagai alat untuk meningkatkan kualitas layanan, bukan hanya sebagai masalah yang harus diselesaikan," ucapnya.
 
Iksan juga menekankan pentingnya kebijakan yang melibatkan dialog dan partisipasi masyarakat. Perubahan kebutuhan masyarakat dan dinamika sosial, pemerintah daerah diharapkan dapat beradaptasi.

“Saya harap acara ini dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk aktif memberikan masukan dan pengaduan. Sehingga pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan yang lebih responsif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," tuturnya. (*)

 

Baca Sebelumnya

Final Malaysia Open 2025: Meski Underdog, Pasangan Fukushima/Matsumoto Sabet Gelar Juara

Baca Selanjutnya

Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Bertajuk Kerukunan untuk Menuju Indonesia Emas

Tags:

Malang Institute DPRD Kota Malang Kota Malang USAID Analisis Kebijakan Publik

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar