Berakhir Pekan di Hamur Mbah Ndut, Kedai Kopi Legendaris di Kayutangan Heritage

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

6 Agt 2023 00:00

Thumbnail Berakhir Pekan di Hamur Mbah Ndut, Kedai Kopi Legendaris di Kayutangan Heritage
Suasana ngopi di Kedai Kopi Hamur Mbah Ndut (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Suasana hangat layaknya berada di rumah nenek dapat dirasakan ketika mengunjungi Kedai Kopi Hamur Mbah Ndut. Berlokasi di dalam Kampung Kayutangan Heritage, kedai kopi ini sangat cocok dijadikan pilihan untuk berakhir pekan di Kota Malang.

Kedai kopi milik Mbah Ndut ini tetap ramai di tengah sengitnya persaingan kafe-kafe modern di sepanjang Koridor Kayutangan Heritage. Tak muluk-muluk, Mbah Ndut hanya mengandalkan kehangatan dan bangunan rumah heritage sebagai daya tarik.

"Kami di sini mengandalkan daya tarik dari sisi bangunan rumah yang heritage. Kalau disuruh saingan dengan kafe yang ada di koridor ya tidak bisa. Tapi kan sejarahnya kampung berdiri dulu, baru ada koridor," jelas Mbah Ndut saat ditemui di kedainya pada Sabtu (5/8/2023).

Bangunan yang saat ini dijadikan kedai, telah berdiri sejak 1923. Mbah Ndut masih mempertahankan berbagai ornamen dan barang-barang antik yang ditinggalkan oleh keluarganya di rumah itu.

Baca Juga:
UAS: Keteladanan Orang Tua, Kunci Anak Cintai Allah

Bahkan belum lama ini Mbah Ndut telah memoles dan menata ulang kembali kedai miliknya.

"Barang-barang di sini koleksi pribadi peninggalan dari orang tua. Memang kita merawat barang peninggalan itu supaya tidak tercecer. Ada gelas sejak era tahun 1970 an, pernak-pernik lain peninggalan zaman Belanda juga ada," tambahnya.

Foto Pengunjung yang memesan kopi di Kedai Kopi Hamur Mbah Ndut (foto: Lutfia/ketik.co.id)Pengunjung yang memesan kopi di Kedai Kopi Hamur Mbah Ndut (foto: Lutfia/ketik.co.id)

Menu yang disajikan di Kedai Kopi Hamur Mbah Ndut tergolong murah. Dengan membawa uang Rp 12.000 saja, pengunjung dapat menikmati kopi lezat dengan nuansa syahdu di sana. 

Baca Juga:
Resmi Jabat Kalapas Malang, Christo Victor Nixon Siap Lanjutkan Program Strategis Teguh Pamuji

Tak heran tiap harinya banyak pengunjung yang tak segan mampir untuk menyeruput kopi di sana. Menurut Mbah Ndut ramainya pengunjung kentara saat akhir pekan dan masa-masa libur sekolah.

"Saat weekend, libur panjang dan hari raya kemarin, setiap hari pasti ramai. Tapi kalau hari-hari biasa tidak terlalu ramai, terkadang juga tidak beli tapi hanya jalan-jalan saja," sebutnya.

Mbah Ndut menceritakan perjuangan warga Kampung Kayutangan Heritage untuk menghidupkan kembali perkampungan yang dulunya sepi itu. Ia sangat kagum dengan tiap langkah yang diambil masyarakat. Namun saat Kayutangan Heritage telah bergerak, justru bagian koridor lah yang lebih banyak terkena dampak positif pembangunan.

"Bisa di-launching jadi Kayutangan Heritage karena yang bergerak adalah orang-orang kampung. Tapi imbasnya sekarang, diambil oleh yang depan (koridor)," keluh Mbah Ndut.

Mbah Ndut berharap pengunjung yang masuk ke Kampung Kayutangan Heritage dapat serta mendukung produk UMKM warga setempat. Dengan demikian semakin banyak warga yang dapat merasakan hasil jerih payahnya saat menjadikan Kampung Kayutangan Heritage sebagai salah satu destinasi wisata populer di Kota Malang.

"Kami berharap wisatawan masuk ke dalam kampung dan beli-beli jajan di dalam juga. Biar warga merasakan jerih payahnya untuk membuat kampung ini menjadi salah satu tujuan wisata di Kota Malang. Di mana pengunjungnya bukan hanya sekedar Indonesia tapi juga mancanegara," tutur Mbah Ndut.(*)

Baca Sebelumnya

Empat Rekomendasi Kafe dengan Pemandangan Cantik di Kota Batu

Baca Selanjutnya

Misi KKN STAI Syamsul 'Ulum, Mahasiswa Diharap Berperan Nyata untuk Masyarakat

Tags:

Kedai Kopi Hamur Mbah Ndut Kampung Kayutangan Heritage kuliner kota malang Kayutangan Heritage #Kota Malang Ngopi Malang Rekomendasi Kafe Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

19 April 2026 11:12

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

18 April 2026 18:16

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

18 April 2026 17:12

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

18 April 2026 15:52

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

17 April 2026 20:48

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

17 April 2026 20:30

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda