Bantah Isu PBB-P2 Naik 300%, Bapenda Blitar Tegaskan Kenaikan Hanya 1,48% di 2025

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Aziz Mahrizal

16 Agt 2025 20:43

Thumbnail Bantah Isu PBB-P2 Naik 300%, Bapenda Blitar Tegaskan Kenaikan Hanya 1,48% di 2025
Kepala Bapenda Kabupaten Blitar, Asmaning Ayu saat konferensi pers bersama awak media, Sabtu 16 Agustus 2025. (Foto: Favan/Ketik)

KETIK, BLITAR – Isu kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 300 persen yang sempat ramai di media sosial ditepis tegas oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Blitar. Kenaikan PBB-P2 tahun 2025, menurut Bapenda, hanya sebesar 1,48 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Bapenda Kabupaten Blitar, Asmaning Ayu, menjelaskan bahwa kabar soal kenaikan hingga ratusan persen tersebut tidak benar dan berpotensi menyesatkan masyarakat.

“Tahun 2025 ini, Pemkab Blitar menetapkan besaran PBB-P2 sebesar Rp49,8 miliar dari 811.777 SPPT. Sedangkan pada 2024 lalu, ketetapannya Rp49,09 miliar dari 804.732 SPPT. Jadi, kenaikannya hanya sekitar Rp729 juta, alias 1,48 persen. Bukan 300 persen seperti yang beredar,” tegas Ayu saat ditemui awak media, Sabtu, 16 Agustus 2025.

Ia menambahkan, kenaikan tersebut terjadi karena adanya pemutakhiran Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di sejumlah wilayah yang pertumbuhan ekonominya cukup tinggi. Selain itu, sejak 2024 lalu, Pemkab Blitar juga telah menjalankan Sistem Manajemen Informasi Objek Pajak (SISMIOP) untuk memperbarui data base perpajakan.

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

“Dengan SISMIOP, otomatis akan ada penyesuaian nilai ketetapan. Prinsipnya adalah azas keadilan. Warga yang wilayahnya berkembang pesat tentu nilai objek pajaknya berbeda dengan wilayah yang stagnan,” terang Ayu.

Meski begitu, Ayu menegaskan pemerintah daerah tidak serta-merta membebankan masyarakat. Pemkab Blitar telah menyiapkan stimulus bagi desa-desa yang mengalami pertumbuhan cepat agar kenaikan pajak tidak memberatkan warga.

“Kami memahami kondisi masyarakat. Karena itu, untuk desa-desa dengan pertumbuhan pesat, ada stimulus agar beban pajak tidak terlalu tinggi. Intinya, kewajiban pajak tetap adil dan proporsional,” ujarnya.

Isu soal pajak belakangan ini memang kerap menjadi perhatian publik, terutama ketika dikaitkan dengan kebutuhan ekonomi masyarakat sehari-hari. Bapenda pun berkomitmen meningkatkan sosialisasi dan edukasi agar masyarakat tidak mudah termakan isu yang tidak jelas kebenarannya.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

“Kami akan terus sosialisasi supaya masyarakat bisa mendapatkan informasi komprehensif, bukan hanya dari potongan isu yang beredar. Kebenaran data harus disampaikan agar warga tidak terprovokasi,” pungkas Ayu.(*)

Baca Sebelumnya

Nelayan Bajo Menjaring Prestasi di HUT Republik

Baca Selanjutnya

Sambut HUT ke-80 RI, KAI Daop 7 Madiun Gelar Sosialisasi Keselamatan Perjalanan KA

Tags:

Blitar Kabupaten Blitar Bapenda Kenaikan Pajak PBB-P2

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

15 April 2026 12:41

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H