KETIK, PALEMBANG – Sapi Kurban Presiden Prabowo di Palembang Capai 1,18 Ton, Dirawat Khusus Selama Tiga Tahun

Seekor sapi jenis simental berbobot 1,18 ton dari sebuah peternakan di Jalan Ponorogo, Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang, terpilih sebagai hewan kurban Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026.

Sapi bernama Arjuna itu berasal dari peternakan milik Yunita Sari dan disebut menjadi salah satu sapi kurban terbesar di Sumatera Selatan tahun ini. Nilai jual sapi tersebut mencapai Rp130 juta.

Yunita mengaku terkejut sekaligus bangga setelah mengetahui sapi peliharaannya dipilih menjadi hewan kurban Presiden.

 Ia menjelaskan, proses seleksi dilakukan setelah tim dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama dinas terkait datang langsung melakukan pemeriksaan ke peternakannya.

Baca Juga:
LHKPN: Harta Presiden Prabowo Tembus Rp2 T, Punya 10 Tanah dan 8 Kendaraan

“Awalnya kami tidak menyangka sama sekali sapi di sini bisa terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo. Waktu tim pemerintah datang mengecek, kebetulan memang ada sapi dengan bobot 1,18 ton. Alhamdulillah akhirnya dipilih,” kata Yunita saat ditemui di peternakannya, Jum'at 15 Mei 2026.

Menurut Yunita, Arjuna telah mendapatkan perawatan intensif sejak tiga tahun terakhir. 

Perawatan itu meliputi pengaturan pakan, 

pemberian vitamin secara rutin, hingga menjaga kebersihan kandang agar kondisi sapi tetap sehat dan prima.

Baca Juga:
Sidang Kasus TNI vs Aktivis KontraS Diminta Berjalan Objektif-Tak Sekadar Formalitas

Ia menyebut, Arjuna memiliki karakter berbeda dibanding sapi lainnya. Sapi tersebut justru sangat menyukai air dan terbiasa dimandikan setiap hari.

“Kalau sapi lain biasanya kurang suka dimandikan, Arjuna malah senang kena air. Hampir setiap hari dimandikan supaya tetap bersih dan sehat,” ujarnya. 

Selain perawatan dari peternak, kondisi kesehatan Arjuna juga rutin dipantau tim kesehatan hewan dari dinas terkait. 

Pemeriksaan bahkan dilakukan hingga tiga kali dalam sepekan menjelang Iduladha untuk memastikan sapi dalam kondisi layak kurban.

Terpilihnya Arjuna menjadi hewan kurban Presiden disebut Yunita sebagai pencapaian sekaligus kebanggaan bagi peternakannya.

 Pasalnya, baru kali ini sapi dari kandangnya dipercaya menjadi hewan kurban kepala negara.

“Ini menjadi kebanggaan besar bagi kami. Rencananya sapi akan diserahkan satu hari sebelum Iduladha. Untuk lokasi penyembelihannya masih menunggu keputusan, kemungkinan di Masjid Agung atau Masjid Taqwa Palembang,” tandasnya. (*)