KETIK, HALMAHERA SELATAN – Kebakaran kembali melanda kawasan Taman Kota Hutan Karet, Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Minggu 8 November 2026. Kobaran api yang sempat dijinakkan pada pagi hari kembali menyala siang harinya, bahkan merambat hingga mendekati sejumlah gedung perkantoran.

Insiden pertama terjadi sekitar pukul 09.00 WIT. Dua unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Halsel dikerahkan setelah petugas menerima laporan dari lokasi kejadian. Upaya pemadaman saat itu berhasil mengendalikan kobaran api.

Namun, situasi berubah sekitar pukul 14.00 WIT. Sejumlah titik api kembali menyala di kawasan yang sama, memaksa petugas melakukan penanganan lanjutan untuk membatasi penyebaran kebakaran.

Riski, salah satu personel Damkar Halsel, menjelaskan kronologi penanganan insiden tersebut. Menurutnya, regu penyelamat telah menuntaskan operasi pertama sebelum menerima informasi susulan mengenai kondisi kawasan yang kembali terbakar.

Rentang waktu kedua kejadian hanya berselang lima jam.

Baca Juga:
Viral! Giorgia Melani PM Itali Balas Nyinyir Pertanyaan Netizen: Tapi Saya Tahu Prabowo Menjaga Negara Anda

Kondisi tersebut mengharuskan pengerahan kendaraan penyemprot air menuju kawasan terdampak. Petugas harus mengulangi operasi yang sebelumnya telah dinyatakan berhasil, dengan tantangan lebih besar karena ancaman penyebaran kini menjangkau pepohonan dan fasilitas pemerintah di sekitarnya.

"Awalnya api muncul sekitar pukul 09.00 WIT dan berhasil kami padamkan. Namun, sekitar pukul 14.00 WIT, api kembali muncul sehingga kami langsung bergerak ke lokasi dengan armada mobil water pemadam," ungkap Riski.

Dalam operasi lanjutan, personel Damkar mendapat bantuan anggota Polres Halmahera Selatan. Kedua unsur tersebut bekerja sama mengendalikan kebakaran yang mulai menjalar ke area pepohonan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah titik api terlihat membakar vegetasi dan bergerak mendekati kompleks perkantoran. Salah satunya bahkan telah menjangkau area sekitar Kantor Dharma Wanita Persatuan (DWP) Halsel. Sementara itu, kobaran yang mengarah ke Kantor Kesejahteraan Rakyat (Kesra) berhasil dipadamkan sementara oleh petugas.

Baca Juga:
Ketika Paru-Paru Dunia Terbakar: Mampukah Indonesia Mengatasi Krisis Ini?

Proses penanganan berlangsung cukup sulit. Api tidak hanya membakar semak dan tumbuhan di permukaan tanah, tetapi juga merambat hingga ke bagian atas pohon-pohon karet.

Petugas masih berupaya memadamkan sejumlah titik yang belum terkendali sepenuhnya.

Penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Belum diketahui apakah kemunculan api pada siang hari dipicu sisa bara dari kejadian pertama atau berasal dari sumber lain.

Kebakaran yang terjadi dua kali dalam sehari itu turut mengancam vegetasi Taman Kota Hutan Karet, salah satu ruang terbuka hijau di Halmahera Selatan. Posisi kobaran yang semakin mendekati bangunan pemerintah juga menambah risiko penyebaran ke fasilitas perkantoran.