KETIK, JAKARTA – Dewan Pers menganugerahkan penghargaan bergengsi dalam acara Anugerah Dewan Pers 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu malam (28/10/2026). Penghargaan ini diberikan dalam empat kategori yakni perusahaan pers, wartawan, tokoh pers, dan tokoh bangsa. Mereka dinilai memiliki kontribusi luar biasa bagi dunia jurnalistik Indonesia.
Anggota Dewan Pers, Maha Eka Swasta, menjelaskan keempat kategori penghargaan ini memiliki kriteria penilaian yang berbeda. Proses seleksi melibatkan panitia independen yang rekomendasinya kemudian diputuskan dalam rapat pleno Dewan Pers.
Perusahaan Pers: Project Multatuli
Untuk kategori perusahaan pers, penghargaan diberikan kepada perusahaan yang menerapkan tata kelola profesional, mampu beradaptasi dengan inovasi teknologi digital, serta memiliki komitmen terhadap kesejahteraan dan perlindungan jurnalis. Project Multatuli berhasil dianugerahi penghargaan ini, mengungguli nominasi lainnya seperti Tempo, Sonora, DAAI TV, dan Elshinta.
Wartawan: Najwa Shihab
Baca Juga:
24 Wartawan PWI Uji Kompetensi, Wali Kota Probolinggo : UKW Perkuat Kualitas JurnalistikKategori wartawan diberikan kepada individu yang menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan kemampuan jurnalistik mumpuni, baik melalui karya tulis, fotografi, video, maupun radio. Dewan Pers menganugerahkan penghargaan ini kepada Najwa Shihab. Ia terpilih di antara nominator lain seperti Karni Ilyas, Desi Anwar, Wahyu Dhyatmika, dan Aiman Witjaksono.
Tokoh Pers: Karni Ilyas
Penghargaan tokoh pers merupakan bentuk penghormatan atas pengabdian dan kontribusi luar biasa dalam membangun serta memajukan pers di Indonesia. Dewan Pers menekankan aspek kepeloporan, integritas, dan dedikasi berkelanjutan. Karni Ilyas dianugerahi penghargaan ini, mengungguli Dahlan Iskan, Najwa Shihab, Suryopratomo, dan Wina Armada Sukardi.
Tokoh Bangsa: Mahfud MD Dianugerahi
Baca Juga:
Dorong Jurnalisme Berkualitas, BP Batam Bangun Sinergi dengan Dewan PersKategori terakhir, tokoh bangsa, diberikan kepada figur publik yang memiliki komitmen nyata dalam memperjuangkan kemerdekaan pers, keterbukaan informasi, serta membangun budaya demokrasi yang menghargai kritik. Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menerima anugerah ini. Ia terpilih dari nominasi lainnya, yaitu Adam Malik, Susilo Bambang Yudhoyono, Usman Hamid, dan Yenny Wahid.
Eka menambahkan, Dewan Pers sebelumnya menerima usulan calon penerima dan calon panitia seleksi dari konstituen. Sembilan anggota panitia seleksi kemudian ditetapkan, yaitu Alissa Wahid, Andi Irman, Bivitri Susanti, Edy Yoga, Oscar Motuloh, Pung Purwanto, Sony Soemarsono, Agung Tri Kristanto, dan Wahyu Triyogo. Rekomendasi dari panitia seleksi inilah yang menjadi dasar keputusan akhir dalam rapat pleno Dewan Pers. (*)