Antisipasi Macet, Dishub Kota Malang Terapkan Rekayasa Lalin saat Natal di Dua Gereja

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

22 Des 2025 14:15

Thumbnail Antisipasi Macet, Dishub Kota Malang Terapkan Rekayasa Lalin saat Natal di Dua Gereja
Ilustrasi jalan di sekitar Gereja Katedral Ijen yang akan diberlakukan rekayasa lalu lintas sementara selama momen Natal. (Foto: Lutf/Ketik)

KETIK, MALANG – Dua gereja besar di Kota Malang yakni Gereja Katedral Ijen dan GPIP Immanuel Malang akan diberlakhkan rekayasa lalu lintas pada momen perayaan Natal 2025. Namun rekayasa tersebut bersifat insidental untuk mengurangi dampak kemacetan di kawasan gereja. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menjelaskan dalam rekayasa lalu lintas, akan dilakukan penutupan sementara pada jam-jam tertentu. 

"Kalau rekayasa itu sifatnya insidentil, disesuaikan dengan kebutuhan, sifatnya terbatas. Rekayasa pada tempat ibadah yang sudah mengajukan rekayasa, sementara ini Gereja Katedral Ijen dan GPIP Immanuel Malang. Itu ada jam tertentu dilakukan penutupan sementara," ujarnya, Senin 22 Desember 2025. 

Penutupan sementara di area Gereja Katedral Ijen berlaku pada saat prosesi ibadah berlangsung. Namun masyarakat tak perlu khawatir sebab akses akan kembali normal seusai ibadah. 

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

"Tergantung dari jadwal ibadahnya mereka. Namun yang jelas sudah mengajukan permohonan untuk pengalihan arus lalu lintas pada saat pelaksanaan ibadah," katanya. 

Begitu pula dengan GPIB Immanuel yang berada di kawasan Alun-Alun Merdeka Kota Malang dan memiliki keterbatasan area jalan serta parkir. Dishub Kota Malang berkolaborasi dengan Polresta Malang Kota untuk memantau jika diperlukan rekayasa lalu lintas. 

"Di situ (sekitar GPIB Immanuel) ada pos pelayanan Natal. Nanti kami dengan Polresta akan melakukan pemantauan apabila diperlukan penataan rekayasa lalu lintas. Artinya ini penataan itu sifatnya insidentil sesuai dengan kebutuhan," tegasnya. 

Meskipun hingga kini baru 2 gereja tersebut yang mengusulkan penataan lalu lintas, namun Dishub Kota Malang tetap memberikan pelayanan kepada gereja serta masyarakat selama Natal 2025. 

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

"Misal Gereja di Jalan Kawi, itu kan juga ada gereja, membutuhkan satuan ruang parkir yang memadai, tapi kalau untuk arus lalu lintas di sekitarnya masih berjalan dengan baik," katanya. 

‎Jaya juga menjelaskan kondisi arus lalu lintas di sekitar Gereja Kayutangan yang hingga kini masih berjalan normal. Terlebih untuk tirik parkir masih menggunakan sisi kanan dan kiri jalan. 

"Pelayanan parkir di sana masih menggunakan sebelah kanan dan kiri jalan. Tetapi yang kanan tetap terbatas seperti yang selama ini untuk roda dua saja," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Lelah Menanti, Warga Padasuka Lebak Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Pakai Material Seadanya

Baca Selanjutnya

Pulihkan Hak Hukum Warga, Pemkab Bondowoso Tegaskan Komitmen Lewat Isbat Nikah 2025

Tags:

Gereja Katedral Ijen GPIB Immanuel Malang Kota Malang Dishub Kota Malang natal 2025 Rekayasa Lalu Lintas

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar