Antisipasi Krisis Energi, Universitas Brawijaya Siap Terapkan Skema Perkuliahan Hybrid

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Dendy Ganda Kusumah

10 Apr 2026 14:24

Thumbnail Antisipasi Krisis Energi, Universitas Brawijaya Siap Terapkan Skema Perkuliahan Hybrid
Universitas Brawijaya siap terapkan skema perkuliahan hybrid untuk mengantisipasi krisis energi akibat ketegangan di Timur Tengah. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) mengikuti arahan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti) untuk menerapkan skema perkuliahan hybrid. Upaya tersebut dilakukan sebagai antisipasi kondisi krisis energi akibat eskalasi perang di Timur Tengah.

Prof. Imam Santoso, Wakil Rektor Bidang Akademik UB, menjelaskan bahwa surat edaran (SE) Rektor terkait perkuliahan hybrid juga telah dirilis. Dengan SE tersebut, perkuliahan di UB akan berlaku secara daring dan luring dengan beberapa ketentuan.

"UB merespons kebijakan Mendikti secara apresiatif dan proaktif. Rektor menindaklanjuti dengan menerbitkan surat edaran terkait penyesuaian pola kerja, termasuk pelaksanaan pembelajaran," ujarnya, Jumat, 10 April 2026.

Perkuliahan luring dilakukan untuk aktivitas yang membutuhkan kehadiran mahasiswa maupun dosen secara langsung, seperti praktikum dan lainnya. Skema ini lebih diprioritaskan kepada mahasiswa semester 1–4.

Baca Juga:
Kisah Inspiratif Zachcaria, Siswa SMKN 4 Malang Juara LKS Jatim dan Lolos UB

Sedangkan untuk perkuliahan daring diprioritaskan bagi mahasiswa semester 5 ke atas. Prof. Imam menyebut skema ini untuk kegiatan akademik, seperti seminar dan bimbingan, yang masih dapat dilaksanakan secara daring.

"Mahasiswa semester 1–4 masih butuh tahap peletakan fondasi keilmuan. Butuh bimbingan intensif serta interaksi aktif dengan dosen supaya mereka paham konsep dasar untuk pengembangan keilmuan selanjutnya. Semester 5 ke atas fokus ke pengembangan keahlian sesuai kurikulum," lanjutnya.

Menurut Prof. Imam, kebijakan ini dapat menimbulkan potensi learning loss layaknya pada masa pandemi Covid-19. Untuk itu, penyesuaian skema hybrid tersebut telah disesuaikan agar tidak terjadi penurunan capaian akademik.

Setiap fakultas juga memiliki kewenangan mengatur kegiatan luring dan daring yang menyesuaikan karakteristik masing-masing program studi. SE tersebut juga mengatur kegiatan karyawan dan dosen untuk menyesuaikan kegiatan rapat, efisiensi perjalanan dinas, hingga rencana kebijakan car free day.

Baca Juga:
Semarak HUT ke-34, Kombel SMAGONTA Ceria Gelar Workshop AI Generatif untuk Transformasi Pembelajaran

“As soon as possible, dalam minggu ini akan dimulai penyesuaiannya setelah terbit edaran Rektor. Harapannya adalah setiap elemen di kampus, mulai dari mahasiswa, dosen, dan lainnya, dapat melaksanakan kebijakan ini dengan baik,” tutupnya.

Baca Sebelumnya

Akhirnya Tak Lagi Sewa Gudang, Gedung Baru BPBD Jatim Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Logistik

Baca Selanjutnya

Perkuat Pendidikan Keagamaan, Mas Heli Dukung Pembangunan Ponpes dan MI Baiturrahman Sumberbrantas

Tags:

Kuliah Hybrid Perkuliahan Hybrid Konflik Timur Tengah Universitas Brawijaya UB

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Dokumen Bangunan Tak Sesuai, Pemkot Malang Endus Masalah PSU di De Cassablanca Residence

16 April 2026 20:36

Dokumen Bangunan Tak Sesuai, Pemkot Malang Endus Masalah PSU di De Cassablanca Residence

Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia

16 April 2026 20:23

Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia

Suka Cita Aksi Donor Darah di Lapas Perempuan Malang, Lampaui Target 50 Kantong

16 April 2026 19:44

Suka Cita Aksi Donor Darah di Lapas Perempuan Malang, Lampaui Target 50 Kantong

DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

16 April 2026 19:16

DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

16 April 2026 18:38

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

16 April 2026 18:27

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H