Anggota DPR RI Mbak Estu Dorong Warga Jombang Cerdas Bermedia Sosial

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Muhammad Faizin

23 Des 2025 12:15

Thumbnail Anggota DPR RI Mbak Estu Dorong Warga Jombang Cerdas Bermedia Sosial
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati, mengajak warga Jombang agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta mampu menyaring berbagai informasi yang beredar di ruang digital. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

KETIK, JOMBANG – Arus transformasi digital yang kian masif menuntut masyarakat untuk memiliki kemampuan literasi yang memadai. Menyikapi kondisi tersebut, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati, mengajak warga Jombang agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta mampu menyaring berbagai informasi yang beredar di ruang digital.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan edukasi literasi digital yang diikuti berbagai elemen masyarakat lintas usia. 

Kegiatan yang digelar di salah satu hotel Kabupaten Jombang pada, Kamis 18 Desember 2025 itu dirancang untuk memperkuat pemahaman publik agar dapat memanfaatkan teknologi secara aman, kritis, dan bertanggung jawab.

Dalam paparannya, Sadarestuwati menekankan bahwa literasi digital saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendasar. 

Baca Juga:
Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

Menurutnya, hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat telah bersentuhan langsung dengan teknologi digital, mulai dari aktivitas ekonomi, layanan keuangan, hingga interaksi sosial.

“Dunia digital sudah menyatu dengan keseharian kita. Karena itu, kemampuan memahami dan mengelolanya secara aman sangat penting agar manfaatnya bisa dirasakan tanpa terjebak risikonya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kemudahan yang ditawarkan teknologi digital memang sangat besar. Beragam kebutuhan kini dapat dipenuhi hanya melalui gawai, tanpa harus keluar rumah. Namun, di balik kemudahan tersebut, tersimpan potensi ancaman jika masyarakat tidak memiliki pemahaman yang cukup.

Dalam forum tersebut, peserta dibekali materi praktis seputar etika berkomunikasi di media sosial, perlindungan data pribadi, serta cara mengenali berita bohong dan berbagai modus kejahatan digital yang terus berkembang. 

Baca Juga:
Waspada Hoaks! Arumi Bachsin Ingatkan Peran Ibu Jadi Garda Terdepan Awasi Gadget Anak

Sadarestuwati mengingatkan bahwa rendahnya literasi digital dapat membuka celah terjadinya penipuan dan manipulasi informasi.

“Penipuan digital, akun palsu, hingga tawaran kerja atau investasi fiktif marak terjadi. Jika tidak memahami polanya, masyarakat bisa dengan mudah menjadi korban,” tegasnya.

Ia juga menyoroti minimnya penyaring konten di internet, sehingga masyarakat dituntut lebih aktif memilah informasi. Menurutnya, hanya dengan membiasakan diri mengonsumsi konten positif dan edukatif, pengguna media sosial dapat terhindar dari dampak negatif digitalisasi.

Perhatian khusus juga diberikan pada perlindungan anak-anak. Sadarestuwati menilai, generasi muda sangat rentan terhadap paparan konten yang tidak sesuai. Karena itu, peran keluarga dan lingkungan dinilai krusial dalam menanamkan nilai moral dan etika dalam penggunaan gawai sejak dini.

“Kita harus cerdas memilih informasi. Tidak semua yang viral membawa kebaikan. Nilai budaya dan norma sosial bangsa harus tetap dijaga di tengah derasnya arus global,” katanya.

Untuk memperkaya wawasan peserta, kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari sektor perbankan dan layanan digital yang memaparkan aspek keamanan transaksi elektronik serta peluang pengembangan usaha berbasis teknologi.

Sadarestuwati berharap, melalui edukasi literasi digital, masyarakat Jombang semakin mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif. 

Ia menegaskan bahwa kecakapan digital yang dibarengi sikap selektif dalam bermedia sosial merupakan kunci menjaga jati diri bangsa di era digital.

“Kita ambil yang baik dari digitalisasi dan tinggalkan yang buruk. Dengan begitu, semangat nasionalisme dan nilai luhur yang diwariskan para pendahulu tetap terjaga,” pungkasnya.

Sebagai catatan, peningkatan kasus penipuan digital secara nasional menunjukkan urgensi penguatan literasi digital di masyarakat. Data pengaduan ke Otoritas Jasa Keuangan mencerminkan bahwa kejahatan berbasis digital masih menjadi ancaman serius, sehingga kewaspadaan dan kecerdasan bermedia sosial menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. (*)

Baca Sebelumnya

Bosan Bakar Jagung? Intip 5 Kafe di Malang untuk Malam Tahun Baru yang Berkesan

Baca Selanjutnya

Kades di Jombang Diduga Jual Bantuan Alat Pertanian

Tags:

sadarestuwati media sosial Medsos penipuan medsos berita jombang literasi digital jombang jombang terkini DPR RI

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

4 April 2026 06:20

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar