Anggaran Tipis, Pasar Rusak di Pacitan Terancam Tak Direhab Pemkab Tahun Ini

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

5 Jan 2026 18:42

Thumbnail Anggaran Tipis, Pasar Rusak di Pacitan Terancam Tak Direhab Pemkab Tahun Ini
Kepala Bidang Pasar Disdagnaker Pacitan, Bambang Surono saat berbicara salah satu pasar tradisional di Pacitan yang mengalami kerusakan dan terancam tidak direhabilitasi pada tahun ini, Senin, 5 Januari 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Pacitan terancam tidak mendapatkan perbaikan pada tahun 2026.

Kepala Bidang Pasar Disdagnaker Pacitan, Bambang Surono, mengatakan, kondisi ini menyusul tidak adanya alokasi anggaran pemeliharaan pasar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini.

Bambang menyebut bidang pasar hanya memperoleh alokasi sekitar Rp600 juta. 

Dari jumlah tersebut, Rp340 juta terserap untuk satu proyek pembangunan Pasar Tulakan, sementara sisanya untuk kebutuhan operasional.

Baca Juga:
Proyek Los Pasar Tulakan Telan Dana Rp350 Juta, PMII Pacitan Minta Warga Awasi

“Untuk anggaran pemeliharaan pasar tidak ada sama sekali,” kata Bambang, Senin, 5 Januari 2026.

Ketiadaan anggaran membuat Disdagnaker Pacitan harus memutar otak agar tak dikomplain pedagang hingga pengunjung pasar.

Pasalnya, sejumlah pasar tradisional tercatat mengalami kerusakan fasilitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan.

Sebagai jalan keluar, Disdagnaker memilih alternatif dengan mengandalkan swadaya, baik dari internal instansi maupun dukungan para pedagang.

Baca Juga:
Nunggak Ratusan Juta, Pedagang Minulyo Pacitan Tak Bisa Lolos dari Kewajiban Bayar

“Karena tidak ada anggaran di 2026 untuk pemeliharaan pasar, ya kami mungkin akan mengoptimalkan swadaya saja. Nanti tenaganya kami upayakan,” ujarnya.

Situasi ini, menurut Bambang, juga dipengaruhi minimnya sokongan dari pemerintah pusat.

Ia menyebut sektor pasar di Pacitan sudah sangat lama tidak tersentuh Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Sudah empat tahun ini tidak dapat DAK dari pusat, sejak 2021,” ujarnya.

Retribusi Parkir Pasar Paling Berpotensi Alami Bocor 

Di sisi lain, pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pasar juga masih menyisakan pekerjaan rumah. 

Bambang menilai retribusi parkir pasar menjadi sektor paling rawan kebocoran karena pemungutannya masih manual.

“Itu yang sangat bisa dilakukan oleh internal petugas kami,” ungkapnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disdagnaker telah mengusulkan digitalisasi karcis pasar dengan sistem portal modern. 

Namun rencana itu kembali kandas karena kebijakan efisiensi.

“Tahun 2025 sudah kita usulkan, tapi usulan itu dicoret dari penganggaran. Kami belum tahu bisanya kapan, tapi yang pasti sudah kami usulkan dengan tujuan untuk mengurangi kebocoran PAD. Kurang lebih butuh sekitar Rp100-an juta untuk pengadaan sistem parkir pintu masuk dan keluar di pasar,” jelasnya.

Ditanya soal capaian PAD, Bambang memaparkan, pemasukkan dari sektor pasar hingga akhir 2025 tercatat mencapai 91 persen dari total target Rp3,2 miliar. 

PAD tersebut bersumber dari sewa kios, los, bidak, telasaran, hingga parkir khusus pasar.

Namun tidak semua pos berjalan mulus. Tunggakan sewa lapak pedagang di Pasar Minulyo masih menjadi ganjalan yang menyebabkan PAD tak tercapai.

“Karena pembayarannya baru sekitar 70 persen dari total tunggakan Rp204 juta. Kalau untuk parkir tercapai 98 persen,” kata Bambang.

Berbagai upaya telah dilakukan Disdagnaker, termasuk pendekatan langsung kepada pedagang. Tetapi upaya itu belum membuahkan hasil.

“Segala cara sudah kami pakai, tapi ya belum dibayarkan. Kedepan kami akan coba lakukan penempelan stiker tunggakan bagi pedagang,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Dipimpin Iptu Nur Fajri Alim, Satreskrim Polres Sampang Bongkar Jaringan Curanmor Lintas Wilayah

Baca Selanjutnya

Statistik Ruben Amorim di Manchester United: Jauh Panggang dari Api

Tags:

Pasar Pacitan Disdagnaker Pacitan Anggaran Pasar APBD Pacitan DAK Pasar Pasar Minulyo

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar