Ajak Warga Peka Informasi, BPBD Pacitan Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

18 Nov 2024 14:47

Thumbnail Ajak Warga Peka Informasi, BPBD Pacitan Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi
Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko, menekankan bahwa tingginya intensitas hujan yang disertai angin kencang dan petir akhir-akhir ini, berisiko menimbulkan sejumlah bencana, seperti pohon tumbang, tanah longsor, hingga banjir bandang. Warga diminta waspada. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Kondisi geografis Kabupaten Pacitan diklaim rentan terhadap bencana alam, khususnya hidrometeorologi.

Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan mengajak warga untuk memanfaatkan sistem peringatan dini berbasis informasi lokal guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko, mengingatkan bahwa tingginya intensitas hujan yang disertai angin kencang dan petir akhir-akhir ini berisiko menimbulkan sejumlah ancaman, seperti pohon tumbang, tanah longsor, hingga banjir bandang.

Langkah-langkah antisipasi berbasis komunitas dan keluarga menjadi sangat penting.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

“Warga di daerah rawan harus proaktif. Mulailah dari rumah dengan memastikan saluran air bersih, memotong cabang pohon yang rapuh, dan mengenali tanda-tanda seperti retakan tanah,” ujar Erwin mengingat kondisi wilayahnya memasuki musim penghujan, Senin, 18 November 2024.

BPBD Pacitan mencatat sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak, seperti Pringkuku, Kebonagung, Arjosari, dan Tegalombo. Hujan deras juga diperkirakan meluas ke Donorojo, Punung, hingga Sudimoro.

Menurut Erwin, lereng bukit dan bantaran sungai merupakan zona yang paling berisiko tinggi.

“Jika ada tanda-tanda bahaya, seperti air sungai meluap mendadak atau tanah mulai bergeser, segera laporkan kepada kami. BPBD siap siaga 24 jam untuk merespons,” tambahnya.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Di luar upaya teknis, BPBD juga menyoroti pentingnya solidaritas warga dalam menghadapi cuaca ekstrem. Informasi cepat dan akurat dari tetangga atau komunitas lokal dapat menjadi faktor penentu dalam keselamatan.

“Selain memantau informasi resmi dari BPBD dan BMKG, warga perlu memperkuat gotong royong, misalnya dengan membantu tetangga lanjut usia yang tinggal di zona rawan,” kata Erwin.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Pacitan telah menyiagakan tim tanggap darurat di berbagai titik strategis. Pemerintah juga bekerja sama dengan TNI, Polri, dan relawan untuk memastikan respons cepat di lapangan.

“Semua pihak bergerak bersama untuk memastikan keselamatan warga. Kami juga mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari aktivitas luar ruangan selama hujan deras,” tutup Erwin.

Dengan cuaca ekstrem yang semakin sering, kesiapsiagaan berbasis rumah tangga dan komunitas menjadi fondasi penting dalam meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi. (*)

Baca Sebelumnya

GRIB Jaya Dukung Paslon Guru di Pilkada Kota Batu

Baca Selanjutnya

Lantik Pj Wali Kota Madiun Jadi Kamabicab, Arum Sabil: Pramuka Wajib Berperan Sambut Indonesia Emas

Tags:

pacitan BPBD Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H