KETIK, SAMPANG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menuai sorotan.
Pasalnya, kualitas air PDAM Trunojoyo yang mengalir ke pelanggan tak layak konsumsi lantaran keruh dan berbau.
Menurut Siti Aminah (35), warga Karang Dalem, Sampang, air PDAM Trunojoyo tidak bisa digunakan untuk memasak maupun mencuci.
"Warnanya kekuningan, baunya seperti lumpur. Saya takut menggunakan air PDAM Trunojoyo, apalagi untuk anak-anak," jelasnya.
Baca Juga:
Proyek Fisik Pemkab Sampang Belum Dilelang hingga Triwulan II 2026, Ini AlasannyaHal yang sama juga dirasakan salah satu warga berinisial N di Perumahan Puri Matahari, Kelurahan Karang Dalem Sampang. Ia mengaku kesal dengan pelayanan pendistribusian air PDAM di rumahnya.
"Airnya keruh dan berbau meskipun didiamkan. Bagaimana kita tak kesal, kalau seperti ini terus," katanya, Selasa 7 Januari 2024.
"Kami menduga PDAM Trunojoyo ini sudah hilang rasa malunya. Sebab, dari dulu sampai sekarang hal seperti ini enggak ada solusinya," ucapnya tegas.
Ia berharap Pemkab, DPRD dan Direktur PDAM memperhatikan dan menindaklanjuti dengan cepat keluhan pelanggan.
Baca Juga:
Sejumlah Pangkalan di Sampang Diduga Jual LPG di Atas HET, Harga Capai Rp25 Ribu"Terapkan pelayanan yang bagus dan air bersih yang layak dikonsumsi. Karena kesehatan masyarakatpun akan terganggu jika air yang digunakan tidak layak," jelasnya.
"PDAM jangan hanya mencari keuntungan saja tanpa memperdulikan kenyamanan pelanggan," tegasnya.
Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Trunojoyo, Sampang, M. Zuhri, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp belum merespons.(*)