KETIK, BANGKALAN – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melepas bantuan air bersih dan sejumlah bantuan sosial bagi masyarakat Madura di Pondok Pesantren Nurul Cholil, Kabupaten Bangkalan, Minggu 2 Agustus 2026.

Selain bantuan air bersih, Partai Demokrat juga menyalurkan kendaraan roda tiga pengangkut sampah (bentor) sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan lingkungan.

Program tersebut merupakan inisiatif Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, KH. Hasani Zubair, yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan.

Sebelum pelepasan bantuan, AHY memberikan Tausiah Kebangsaan kepada para mahasantri. Dalam kesempatan itu, ia mengajak generasi muda untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui aksi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

"Alhamdulillah, tadi baru saja kita lepas bantuan dukungan air bersih dari KH Hasani Zubair, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, berlokasi di Pondok Pesantren Nurul Cholil. Tadi saya juga baru saja berbicara dengan para mahasantri dalam acara Tausiah Kebangsaan, berbicara tentang cinta tanah air, cinta negara, dan cinta rakyat. dengan apa pun yang bisa kita lakukan hari ini," ujar AHY.

Menurut AHY, bantuan air bersih tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pesantren di Bangkalan, tetapi juga akan menjangkau seluruh kabupaten di Pulau Madura, yakni Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

"Kita melepas dukungan air bersih untuk berbagai pondok pesantren lainnya dan menyasar semua kabupaten yang ada di Pulau Madura ini. Bukan hanya Bangkalan, tetapi juga Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Termasuk tadi ada bantuan motor bentor untuk angkut sampah," katanya.

AHY menilai persoalan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, pengelolaan sampah harus menjadi perhatian agar tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

"Isu lingkungan menjadi isu kita semuanya. Jangan sampai sampah bertebaran dan tidak dikendalikan atau tidak dikelola dengan baik. Selebihnya, kita berharap ekonomi di Madura, termasuk para pelaku UMKM, bisa tumbuh dengan baik," ucapnya.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan itu juga menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus terus dikawal agar mampu meningkatkan kualitas hidup warga.

"Negara dan pemerintah harus terus hadir. Dari sisi pembangunan infrastruktur juga harus terus dikawal, karena jalan, jembatan, fasilitas umum, termasuk air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Pendidikan, kesehatan, dan semuanya kita harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sini," tegas AHY.

Sementara itu, KH. Hasani Zubair mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat Madura, khususnya pesantren yang selama ini menjadi pusat pendidikan dan pembinaan umat.

"Bantuan ini adalah bentuk ikhtiar kami untuk membantu masyarakat, khususnya pondok pesantren yang membutuhkan akses air bersih. Kami ingin kehadiran Partai Demokrat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Madura," ujar Hasani Zubair.

Ia berharap bantuan air bersih maupun bentor pengangkut sampah dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan sekaligus mendukung aktivitas pendidikan di lingkungan pesantren.

"Semoga bantuan ini membawa manfaat yang berkelanjutan. Kami akan terus berupaya memperjuangkan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat Madura, mulai dari air bersih, lingkungan, hingga pembangunan infrastruktur," pungkasnya. (*) 

Baca Juga:
Presiden Prabowo Gelar Ratas di Istana, Bahas Kekeringan hingga Karhutla
Baca Juga:
AHY Tanggapi Usulan Pemindahan Gerbong Perempuan: Sistem Transportasi Harus Aman