94 Kades dan Lurah di Kabupaten Bandung Ikuti Pesantren Kilat

Jurnalis: Sungkara Anwar
Editor: Akhmad Sugriwa

28 Nov 2023 00:58

Thumbnail 94 Kades dan Lurah di Kabupaten Bandung Ikuti Pesantren Kilat
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat membuka pesantren kilat untuk kades dan lurah di Ponpes Asy Syifaa Kec Pamulihan Kab Sumedang, Senin (27/11/23).(Foto:Diskominfo)

KETIK, SUMEDANG – Sebanyak 94 kepala desa dan lurah se-Kabupaten Bandung melaksanakan pesantren kilat di Pondok Pesantren Internasional Asy Syifaa Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Jawa Barat, Senin (27/11/2023).

Pesantren kilat yang diikuti para kepala desa dan lurah ini merupakan tahap pertama dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dan Pondok Pesantren Internasional Asy Syifaa. 

Nantinya akan dilaksanakan pesantren kilat tahap kedua para kepala desa dan lurah se-Kabupaten Bandung yang hari ini belum menjadi peserta, dari 270 kepala desa dan 10 lurah di Kabupaten Bandung. 

Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka langsung pelaksanaan pesantren kilat kepala desa dan lurah se-Kabupaten Bandung, yang merupakan para pesertanya kepala desa dari daerah pemilihan (dapil) 6 dan 7 yang meliputi Kecamatan Kertasari, Pacet, Ciparay, Baleendah, Pangalengan, Cimaung, Banjaran, Pameungpeuk, dan Kecamatan Arjasari. 

Baca Juga:
Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung mengatakan pelaksanaan pesantren kilat ini sebagai upaya serius dalam rangka mendukung visi Pemkab Bandung, yaitu terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang bangkit, edukatif, dinamis, agamis dan sejahtera (Bedas).

"Kegiatan pesantren bagi kepala desa ini merupakan implementasi penjabaran misi ke-4 yaitu mengoptimalkan tata kelola pemerintahan melalui birokrasi yang profesional, dan tata kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan," tutur Dadang Supriatna dalam sambutannya.

Bupati mengakui tahun 2023 ini adalah tahun yang cukup berat, di mana tahun ini situasi sosial, ekonomi masih bergejolak dan tidak menentu atau disebut sebagai era vuca "volatility, uncertainty, complexity and ambiguity", sekaligus tahun politik menjelang tahun 2024 pelaksanaan pemilihan umum. Bupati Bandung berharap kepada para kepala desa dan kelurahan untuk menjaga kondusifitas wilayah. 

"Untuk itu, saya mengharapkan seluruh kepala desa dan lurah melalui program dan kegiatan masing-masing, dapat mendorong seluruh jajarannya agar semakin meningkatkan akselerasi kinerja,  khususnya pelayanan publik dengan kerja profesional," harap Dadang Supriatna.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mengungkapkan sebagai seorang pemimpin di lingkungan kerja masing-masing agar yang mengelola secara langsung layanan kepada masyarakat,  baik kepala desa maupun lurah senantiasa harus bergerak cepat, responsif dan aktif memantau keselarasan program dan potensi yang ada. Antara lain potensi SDM, sarana dan prasarana, dalam mewujudkan visi Pemerintahan Kabupaten Bandung,  khususnya terhadap berbagai persoalan dan situasi di tengah masyarakat desa.

"Pimpinan wilayah harus menuju birokrasi yang kompetitif, birokrasi yang berani meninggalkan zona nyaman, mampu merespon segala bentuk perubahan dan senantiasa berinovasi," tutur Kang DS.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini berharap kepada para  santri-santriwan dari para kepala desa dan lurah itu, untuk tetap jaga integritas, profesional, dan loyalis.

"Hindari tindakan-tindakan yang bertentangan dengan ketentuan. Mari kita sama-sama wujudkan birokrasi yang handal, efektif, efisien dan berintegritas," pesannya. 

Bupati Bedas ini berharap melalui pelaksanaan pesantren kilat ini para peserta mendapat penyegaran dan semangat dalam mengupayakan komitmen pelayanan menjadi pelayanan yang berkarakter Bedas.

"Kemudian, internalisasi nilai-nilai spritual yang diberikan oleh Abuya Mahmudiyyah sebagai Pimpinan Pondok Pesantren diharapkan dapat mengasah nilai-nilai afektif dan kognitif kita bersama dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, baik dalam bermasyarakat, bekerja sebagai pelayanan masyarakat,  khususnya  sebagai insan manusia yang bertakwa kepada Allah SWT," imbuhnya.

Pesantren kilat tahap pertama kepala desa dan lurah Se-Kabupaten Bandung  kali ini berta "Pelayanan publik berkarakter Bedas dalam penguatan aparatur desa dan kelurahan yang berakhlak mulia".

Sebelumnya, pesantren kilat yang dilaksanakan Pemkab Bandung dengan  peserta Bupati Bandung, Sekda Kabupaten Bandung dan jajaran Kepala Dinas se-Kabupaten Bandung. Kemudian pesantren kilat dengan para peserta yaitu para Camat, selanjutnya Sekretaris Dinas dan Kepala Bidang. (*)

Baca Sebelumnya

Anugerah Program Ekonomi Terpuji, Buah Pj Wali Kota Malang Pacu Pemberdayaan UMKM

Baca Selanjutnya

Penasihat Hukum Pelaksana Proyek Jalan Beton 8 Desa di Bojonegoro Minta Kliennya Dibebaskan

Tags:

Pesantren pesantren kilat KABUPATEN BANDUNG BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA

Berita lainnya oleh Sungkara Anwar

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

9 Desember 2023 16:03

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

9 Desember 2023 10:09

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

7 Desember 2023 16:27

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

6 Desember 2023 09:45

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

6 Desember 2023 08:42

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

5 Desember 2023 10:48

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H