800 Pohon Ganja Tumbuh Subur di Desa Krisik Blitar, Sang Kades Kira Tanaman Cabai

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Aziz Mahrizal

3 Sep 2025 12:54

Headline

Thumbnail 800 Pohon Ganja Tumbuh Subur di Desa Krisik Blitar, Sang Kades Kira Tanaman Cabai
Polres Blitar Kota menggerebek ladang ganja di Desa Krisik, Kabupaten Blitar, Rabu 3 September 2025. (Foto: Favan/Ketik)

KETIK, BLITAR – Siapa sangka, di tengah-tengah hamparan sawah dan ladang sayur yang menjadi ciri khas Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, ternyata berdiri subur ratusan batang ganja. Fakta mengejutkan ini baru terbongkar setelah Polres Blitar Kota berhasil mengungkap keberadaan ladang tersebut pada Rabu, 3 September 2025.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly, menegaskan bahwa ladang ganja itu sudah beroperasi cukup lama tanpa terendus aparat maupun warga.

“Pemilik sudah kami amankan, dan dari hasil pemeriksaan, ladang ini telah beroperasi selama dua tahun. Terungkap dari pengakuan salah satu pelaku penyerangan Mapolres Blitar Kota yang positif narkoba,” jelas Kapolres.

Pemilik ladang ganja diketahui berinisial S, seorang pria asal Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Sehari-hari, ia bekerja serabutan sebagai sopir panggilan dan mekanik bengkel. Setelah menikah, S tinggal di rumah keluarga istrinya di Dusun Tirtomulyo, Desa Krisik.

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

Di balik rumah itulah, ia menyulap pekarangan belakang rumah menjadi ladang cannabis sativa. Lebih miris lagi, lokasi ladang ganja tersebut hanya berjarak beberapa meter dari permukiman warga, bahkan berdekatan dengan rumah salah satu perangkat desa.

Kepala Desa Krisik, Hari Budi Setyawan, tak menampik bila pihak desa benar-benar lengah. Ia berdalih tidak ada seorang pun yang mengenali bentuk asli tanaman ganja.

“Kalau ditanya, orangnya bilang itu cabai jenis baru. Kita juga tidak tahu seperti apa bentuk ganja, baru kemarin lihat sendiri,” ungkapnya.

Pengakuan ini menunjukkan betapa lemahnya pengawasan di tingkat desa. Ladang ganja bisa tumbuh subur selama bertahun-tahun tanpa kecurigaan sedikit pun.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Dari hasil penggerebekan, Satresnarkoba Polres Blitar Kota mengamankan sedikitnya 800 batang ganja. Beberapa di antaranya masih berupa bibit, sebagian sudah siap panen, dan ada pula yang sudah dipanen sebelumnya.

“Ini merupakan pengungkapan yang luar biasa. Belum pernah ada kasus ladang ganja di Blitar, apalagi jumlahnya mencapai ratusan batang,” tegas AKBP Titus.

Selama dua tahun terakhir, S diduga sudah beberapa kali memanen dan menjual hasilnya hingga ke luar daerah. Polisi masih menelusuri jalur distribusi serta kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi masyarakat Desa Krisik yang selama ini dikenal sebagai desa pertanian. Citra desa penghasil sayuran tercoreng akibat keberadaan ladang ganja yang nyaris berdampingan dengan rumah warga.

Kini, aparat kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut. Pemilik ladang S terancam hukuman berat atas kepemilikan dan pengelolaan ratusan batang ganja.(*)

Baca Sebelumnya

Upin Ipin Ikut Doakan Indonesia Segera Pulih

Baca Selanjutnya

Atasi Pasokan Air, Wabup Aceh Singkil Tinjau PDAM Suka Makmur

Tags:

ganja cabai Blitar Kabupaten Blitar ladang ganja Polres Blitar

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar