8 Karya Budaya Sleman Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda 2024

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

26 Mei 2025 19:24

Thumbnail 8 Karya Budaya Sleman Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda 2024
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X (kiri) menyerahkan delapan sertifikat Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia tahun 2024 kepada Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa di Gedhong Pracimosono Pemda DIY, Senin 26 Mei 2025. (Foto: Prokopim Sleman / Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menetapkan delapan karya budaya dari Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia tahun 2024.

Penyerahan sertifikat yang ditandatangani oleh Menteri Kebudayaan RI tersebut dilakukan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X kepada Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa di Gedhong Pracimosono Pemda DIY, Senin 26 Mei 2025.

Delapan karya budaya yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia tahun 2024 tadi meliputi Apem Wonolelo Sleman, Ayam Goreng Kalasan, Cethil Yogyakarta, Jadah Tempe Yogyakarta, Jathilan Lancur, Mitos Gunung Merapi, Tambak Kali, dan Tempe Pondoh.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan bahwa WBTb tidak hanya untuk menjaga bentuk dan penampilan tradisi, tapi juga untuk menjaga nilai-nilai, makna, dan fungsi sosial budaya, agar tetap hidup dan terintegrasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut Sri Sultan HB X penetapan Warisan Budaya Takbenda jangan membuat kita terlena. Karena ini bukan akhir dari proses pelestarian, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk memastikan bahwa warisan budaya tersebut dapat hidup, bermakna, dan memberikan manfaat di masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Sleman mendapatkan sertifikat penetapan WBTb terbanyak se-DIY dengan delapan sertifikat.

Adapun penerima lainnya adalah Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat sebanyak lima sertifikat, Kabupaten Bantul sebanyak lima sertifikat, Kabupaten Kulonprogo sebanyak empat sertifikat, Kota Yogyakarta sebanyak enam sertifikat, dan Kabupaten Gunungkidul sebanyak empat sertifikat.

Sementara itu Wabup Sleman Danang Maharsa mengaku bangga dengan ditetapkannya delapan karya budaya Kabupaten Sleman sebagai WBTb DIY. Menurut Danang, hal ini semakin memantapkan branding Kabupaten Sleman sebagai kabupaten yang berbudaya.

Untuk itu ia mengimbau kita harus melestarikan budaya yang di miliki dan mengembangkannya agar dapat menjadi sumber kreativitas dan kesejahteraan masyarakat.

Danang mengatakan, penetapan WBTb ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya dan warisan budaya takbenda. Dalam kesempatan tersebut, Danang juga mengajak masyarakat Sleman untuk terus melestarikan budaya dan warisan budaya takbenda.

"Marilah kita bersama-sama melestarikan budaya dan warisan budaya takbenda, agar dapat menjadi sumber kebanggaan dan inspirasi bagi masyarakat," ajak Danang.

Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Edy Winarya  menjelaskan Menteri Kebudayaan RI tidak hanya menetapkan WBTb sebanyak-banyaknya dan terhenti disitu saja.

"Penetapan ini bukan akhir pencapaian," tekannya.

Namun penetapan tersebut menjadi awal dari pekerjaan. Sehingga usai ditetapkan harus dipikirkan bagaimana supaya bisa berdampak pada aspek ekonomi dan tetap lestari. Untuk itulah Edy Winarya menyampaikan kini saatnya bagi pemkab akan melakukan kebijakan apa.

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Ia mencontohkan makanan Cethil, Apem atau Ayam Goreng Kalasan harapannya bisa dimulai dari OPD yang ada di Sleman. Saat menggelar rapat harus menyertakan beberapa menu makanan yang sudah ditetapkan tadi. Selain menerapkan kebijakan tersebut juga perlu melibatkan lintas sektoral.

Dengan begitu makanan tradisional Kabupaten Sleman yang masuk dalam WBTb bisa lestari. Serta semakin memantapkan posisi Sleman sebagai Kabupaten yang berbudaya dan berkomitmen untuk melestarikan Warisan Budaya Takbenda. (*)

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman
Baca Sebelumnya

Universitas Terbuka Mencari Calon Pegawai Non-PNS, Ini Ketentuannya!

Baca Selanjutnya

Dubes India Puji Khofifah, Gubernur Jatim Komitmen Penguatan Kerja Sama

Tags:

Bupati Sleman Harda Kiswaya Kabupaten Sleman Warisan Budaya Takbenda DIY Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa Pemkab Sleman

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar